Sabtu, 24 Juni 2017

SAR PNG janji bantu pemulangan warga Wuvulu

id SAR PNG janji bantu pemulangan warga Wuvulu
SAR PNG janji bantu pemulangan warga Wuvulu
Dubes RI untuk PNG Ronald Manik mendampingi dua WNI ABK KM Hidayah yang terdampar di pulau Wuvulu, PNG, saat kembali ke Indonesia melaui perbatasan RI-PNG di Wutung, Sabtu (4/2). (Foto: Antara Papua/Evarukdijati)
kini penduduk Wuvulu yang mendampingi kedua WNI sejak awal masih berada di Wewak dan bila cuaca membaik akan segera dipulangkan
Jayapura (Antara Papua) - Duta Besar RI untuk Papua Nugini Ronald Manik mengatakan SAR PNG menyatakan kesiapannya membantu pemulangan warga Pulau Wuvulu, yang selama ini merawat kedua WNI hingga di Wewak.

Kesiapan badan SAR PNG membantu pemulangan warga Pulau Wuvulu itu dinyatakan saat pertemuan di Wewak, karena untuk mencapai pulau tersebut hanya dapat dijangkau melalui laut.

Untuk mencapai Pulau Wuvulu dapat ditempuh sekitar sembilan jam dengan menggunakan perahu motor dengan gelombang yang cukup mengkhawatirkan, kata Dubes Manik kepada Antara seusai mengantar dua WNI yang merupakan ABK KM Hidayah di Skouw, perbatasan RI-PNG, Sabtu.

Dikatakan, kini penduduk Wuvulu yang mendampingi kedua WNI sejak awal masih berada di Wewak dan bila cuaca membaik akan segera dipulangkan.

"Saya sangat berterima kasih dengan penduduk dan pemerintah PNG yang sudah membantu kedua WNI," ujar Dubes Manik yang mengaku sudah menyampaikan langsung saat bertemu di Wewak.

KM Hidayah mengalami musibah saat berlayar dari Biak menuju Mamberamo Raya tanggal 27 Desember 2016 dengan mengangkut berbagai bahan kebutuhan masyarakat seperti beras, semen dan minuman kemasan serta 10 penumpang dan ABK, termasuk Brigpol Abdul Gafur, anggota Polres Mamberamo Raya.

Setibanya di Jayapura kedua ABK KM Hidayah yaitu Arif dan Yoyo akan dipulangkan ke Biak.(*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga