Sabtu, 24 Juni 2017

Pemkab Yalimo fasilitasi penerbangan gratis untuk pegawai

id Pemkab Yalimo fasilitasi penerbangan gratis untuk pegawai, Papua, kesehatan
Pemkab Yalimo fasilitasi penerbangan gratis untuk pegawai
Pesawat yang dipergunakan ke Yalimo, Papua. (Foto: Istimewa)
Sebagian besar penduduk Yalimo berada di kampung-kampung di belahan gunung dan belum ada jalan darat sampai ke sana, sehingga ketika guru hendak pergi untuk mengajar, tenaga kesehatan melayani orang sakit, pegawai distrik melayani warga itu menggunak
Yalimo (Antara Papua) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Yalimo Provinsi Papua memfasilitasi penerbangan gratis untuk para pegawai kesehatan, guru, aparat distrik, dan warga yang berdomisili di wilayah pedalaman Papua itu.

Pemkab Yalimo menjalin kerja sama dengan maskapai penerbangan yang dikelola Yayasan Jasa Aviasi (Yajasi), yang diwujudkan dalam bentuk penandatanganan kesepakatan kerja sama, pada Senin.

Para pihak yang menandatangani naskah kerja sama itu yakni Wakil Bupati Yalimo Likius Peyom, dan pimpinan Yajazi, di Elelim, Yalimo.

Likius Peyom mengatakan sebelumnya sudah ada subsidi penerbangan pelayanan khusus untuk masyarakat setempat, namun tahun ini diperluas sasarannya yakni pegawai kesehatan, guru dan pegawai distrik.

"Kenapa demikian, karena sebagian besar penduduk Yalimo berada di kampung-kampung di belahan gunung dan belum ada jalan darat sampai ke sana, sehingga ketika guru hendak pergi untuk mengajar, tenaga kesehatan pergi kesana untuk melayani orang sakit, pegawai distrik melayani warga asli pedalaman Yalimo itu satu-satunya menggunakan pesawat," ujarnya.

Dia mengatakan pesawat untuk ke kampung-kampung semuanya harus disewa dengan harga yang bervariasi, ada yang harganya Rp18-25 juta.

Jika dibandingkan dengan gaji pegawai distrik, tenaga guru dan tenaga kesehatan sebulan hanya berkisar Rp4 juta dan itu hanya cukup untuk membiayai biaya kebutuhan hidup keluarganya.

"Gajinya sangat tidak cukup untuk carter pesawat ke tempat tugas, sehingga Pemerintah Daerah mengambil satu beban ini sehingga guru dan tenaga kesehatan serta pegawai distrik ketika hendak berangkat ke wilayah pedalaman yang jauh dari ibu kota kabupaten tidak mengeluarkan biaya dari gajinya," ujarnya.

Pemerintah menyediakan transportasi udara agar tenaga guru, tenaga kesehatan dan pegawai distrik bisa melayani warga yang berada di pedalaman terutama mereka yang berada dibalik gunung.

"Sebenarnya banyak guru dan tenaga kesehatan yang hendak berangkat ke pedalaman namun tingkat kemahalan transportasi udara membuat mereka tidak bisa berangkat ke daerah pedalaman," ujarnya.

Ia menambahkan, penyediaan pesawat gratis atau subsidi dari pemerintah ini diharapkan para guru dan tenaga kesehatan bisa berada di daerah pedalaman untuk melayani kesehatan dan mengajar anak-anak di pedalaman Yalimo. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga