Selasa, 30 Mei 2017

Warga Kampung Sach punya puskesmas pembantu

id Warga Kampung Sach punya puskesmas pembantu, Papua, Kodam Cenderawasih
Warga Kampung Sach punya puskesmas pembantu
Warga Kampung Sach berupaya membantu personil Satgas TMMD saat membersihkan sisa-sisa material untuk pembangunan puskesmas pembantu. Tanpa diperintah, secara beramai-ramai warga juga membantu pengecoran lantai Balai Kampung dan pemasangan gorong-gorong, serta membantu mengangkat papan dan balok kayu untuk bahan bangunan. (Foto: Istimewa/Pendam XVII/Cenderawasih)
TMMD ini sangat membantu kami di sini, dulu kita tidak punya puskesmas pembantu, sekarang sudah dibangun oleh Bapak Tentara, dan jalan yang dulu berlumpur sekarang sudah bagus. Ini suatu berkah yang luar biasa bagi warga Kampung Sach
Keerom (Antara Papua) - Warga Kampung Sach, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, kini mempunyai bangunan puskesmas pembangunan yang dibangun Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-98 Tahun 2017 Kodim 1701/Jayapura.

Pada rilis yang diterima ANTARA di Jayapura, Kamis, Kepala Kampung Sach Laurent Ibe menyampaikan kegembiraan warga setempat setelah melihat gedung puskesmas pembantu yang dibangun prajurit TNI AD.

"TMMD ini sangat membantu kami di sini, dulu kita tidak punya puskesmas pembantu, sekarang sudah dibangun oleh Bapak Tentara, dan jalan yang dulu berlumpur sekarang sudah bagus. Ini suatu berkah yang luar biasa bagi warga Kampung Sach," ujarnya.
 
Oleh karena itu, kata Laurent, warga Kampung Sach patut berterima kasih kepada Satgas TMMD Kodim 1701/Jayapura yang telah membawa perubahan nyata dalam proses pembangunan di daerah itu.

Kampung Sach merupakan salah satu kawasan yang terletak di tapal batas RI-Papua Nugini (PNG)

"Untuk itu sekali lagi terima kasih kepada BapaK Tentara yang telah membangun kampung ini dengan cepat dan hasilnya sangat bagus," ujarnya.

Sebagai wujud terima kasih, warga Kampung Sach berupaya membantu personil Satgas TMMD saat membersihkan sisa-sisa material untuk pembangunan puskesmas pembantu itu.

Tanpa diperintah, secara beramai-ramai warga membantu pengecoran lantai Balai Kampung dan pemasangan gorong-gorong, serta membantu mengangkat papan dan balok kayu untuk bahan bangunan.

"Bergotong royong adalah kegiatan sosial yang sangat mulia untuk mencapai suatu tujuan bersama. Kita semua adalah anggota dari satu keluarga besar di kampung ini dan kita adalah sanak saudara dan keluarga, sehingga kita harus saling perduli, saling menolong, serta saling mendukung terutama pembangunan yang di laksanakan oleh Bapak-bapak Tentara. Semoga apa yang mereka lakukan mendapat balasan dari yang maha kuasa," ujar Laurent. (*/adv)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga