Sabtu, 24 Juni 2017

Babinsa Koramil Merauke ajak masyarakat dukung program penerangan kampung

id Babinsa Koramil Merauke ajak masyarakat dukung program penerangan kampung, Papua, Kodam Cenderawasih
Babinsa Koramil Merauke ajak masyarakat dukung program penerangan kampung
Babinsa Kampung Wayau Koramil 1707-05/Merauke Sertu Ahmat Daeng mengajak masyarakat untuk mendukung program penerangan kampung yang digalakkan PT PLN, saat sosialisasi program PLN menerangi kampung, yang digelar di rumah Tomas Balageze di Kepala Kampung Wayau, Distrik Animha, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, pada Jumat (19/5). (Foto: Istimewa/Pendam XVII/Cenderawasih)
Kita harus mendukung program pemerintah agar kampung kita terang-benderang karena selama ini seperti kampung tanpa penghuni karena gelap. Ketua Adat agar menyiapkan tanah sebagai tempat untuk gedung/gardu listrik di Kampung Wayau tanpa harus membayar
Merauke (Antara Papua) - Babinsa Kampung Wayau Koramil 1707-05/Merauke Sertu Ahmat Daeng mengajak masyarakat untuk mendukung program penerangan kampung yang digalakkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di berbagai kampung secara bertahap.

Ajakan tersebut mengemuka dalam pertemuan sosialisasi program PLN menerangi kampung, yang digelar di rumah Tomas Balageze di Kepala Kampung Wayau, Distrik Animha, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, pada Jumat (19/5).

Pertemuan sosialisasi itu dihadiri oleh Sekretaris Distrik Animha Andi Rohman beserta stafnya dan Kepala Kampung Wayau terpilih Tomas Balageze, serta para tokoh adat dan tokoh masyarakat Kampung Wayau.

Pada momentum itu, Babinsa Sertu Ahmat Daeng mengajak masyarakat untuk turut mendukung program pemerintah di bidang kelistrikan demi kemajuan Kampung Wayau.

"Kita harus mendukung program pemerintah agar kampung kita terang-benderang karena selama ini seperti kampung tanpa penghuni karena gelap. Ketua Adat agar menyiapkan tanah sebagai tempat untuk gedung/gardu listrik di Kampung Wayau tanpa harus membayar," ujarnya.

Menanggapi ajakan Babinsa itu, Kepala Kampung Wayau terpilih Tomas Balageze menyampaikan bahwa ia akan berunding dengan pemilik hak ulayat tanah adat untuk bisa menyiapkan tanah tersebut. (*/adv)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga