Kamis, 27 Juli 2017

Warga ponpes berharap Waterpauw menjadi Gubernur Papua

id Warga ponpes berharap Waterpauw menjadi Gubernur Papua
Warga ponpes berharap Waterpauw menjadi Gubernur Papua
Pengelola dan pengurus Ponpes Istiqomah di Masjid Al Aqsa Merasugun Walesi, Haji Adnan Yelipele SHi MHi AK. (Foto: Antara Papua/Alfian Rumagit)
Harapan kami demikian, Pak Waterpauw layak sekali menjadi gubernur Papua, apalagi pernah menjadi Kapolda Papua Barat dan Papua, dan kini dipromosikan menjadi Kapolda Sumatera Utara
Wamena (Antara Papua) - Para santri dan jamaah Pondok Pesantren (Ponpes) Istiqomah di Masjid Al Aqsa Merasugun Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua mendoakan dan mengharapkan agar Irjen Pol Paulus Waterpauw menjadi Gubernur Papua periode 2018-2022.

"Harapan kami demikian, Pak Waterpauw layak sekali menjadi gubernur Papua, apalagi pernah menjadi Kapolda Papua Barat dan Papua, dan kini dipromosikan menjadi Kapolda Sumatera Utara," ujar Haji Adanan Yelipele, SHi, MHi, AK, pengelola sekaligus pengurus Ponpes Istiqomah dan Masjid Al Aqsa, Merasugun Walesi, di Kabupaten Jayawijaya, Minggu.

Adanan menghargai kunjungan dan buka puasa bersama Irjen Pol Paulus Waterpauw dan rombongan di ponpesnya, pada Sabtu (17/6).

"Ini sangat luar biasa, putera pertama Papua yang akan menjadi pemimpin di negeri orang sebagai kapolda, jadi kami nilai ini putera Papua terbaik, dan kami dengar beliau sedang mencalonkan diri sebagai gubernur Papua," lanjutnya.

Sebagai salah tokoh Papua yang sukses, Haji Adnan berharap apa yang dicita-citakan oleh putera Kamoro, kelahiran Fakfak itu bisa terwujud untuk memimpin Bumi Cenderawasih karena memiliki pengalaman memimpin di institusi negara.

"Kami harap beliau kembali jadi pemimpin Papua, karena kehadirannya memberikan rasa aman dan nyaman bagi segenap warga. Kami meyakini beliau bisa membawa orang Papua ke pintu kesejahteraan," katanya.

Terkait kunjungan, Irjen Pol Paulus Waterpauw dan rombongan pada Sabtu pekan kemarin di tempatnya dan berbuka puasa bersama puluhan santri serta jamaah, Haji Adnan mengaku bahwa hal itu adalah sebuah kejutan dan penghargaan yang terbaik sebagai sosok dan contoh dari seorang pemimpin.

"Kami tidak tahu kalau beliau mau datang dan ini tekesan dadakan, tapi itulah contoh pemimpin, mau sempatkan diri berkunjung ke pelosok kampung warganya, apalagi dengan sikap empati memberikan bantuan, kami akan gunakan sebagaimana mestinya bagi santri dan warga Walesi," katanya. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga