Harga daging ayam dan sapi di Timika stabil
Selasa, 22 Mei 2018 18:14 WIB
Pedagang daging ayam dan daging sapi kiloan, Bayu ketika diwawancarai wartawan di Timika, Selasa (22/5) (Foto: Antaranews Papua/Jeremias Rahadat)
Timika (Antaranews Papua) - Harga daging ayam beku dan daging sapi kiloan di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, relatif stabil kendati telah memasuki pekan pertama Ramadhan 2018.
"Belum naik, harganya masih sama seperti sebelum Ramadhan," kata Bayu, pedagang daging ayam beku dan daging sapi kiloan, di Timika, Selasa.
Harga ayam beku, Rp35 ribu sampai Rp38 ribu per kilogram, sesuai ukuran.
Sementara harga daging sapi masih di kisaran Rp110 ribu per kilogram.
Tingkat permintaan warga menurut Bayu tidak berubah signifikan. Transaksi beberapa hari di Ramadhan tak jauh berbeda dengan yang sebelumnya.
"Hari pertama Ramadhan saja yang permintaannya naik, setelah itu kembali normal," kata Bayu.
Bayu menilai, harga dua jenis komoditi tersebut akan melonjak naik saat mendekati hari raya Idul Fitri seperti pada 2017. Di saat seperti itu, permintaan warga naik signifikan sementara stok di pasar cenderung tak bertambah.
"Stok biasanya kosong, jadi bos kasih naik," ujarnya.
Disperindag Kabupaten Mimika sedang menyusun daftar harga standar barang. Daftar tersebut akan menjadi patokan harga para pedagang.
Selain itu, pemerintah biasanya menggelar pasar murah setiap jelang hari raya untuk menstabilkah harga kebutuhan pokok di pasaran.
Program tersebut sangat membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibanding harga pasaran. (*)
"Belum naik, harganya masih sama seperti sebelum Ramadhan," kata Bayu, pedagang daging ayam beku dan daging sapi kiloan, di Timika, Selasa.
Harga ayam beku, Rp35 ribu sampai Rp38 ribu per kilogram, sesuai ukuran.
Sementara harga daging sapi masih di kisaran Rp110 ribu per kilogram.
Tingkat permintaan warga menurut Bayu tidak berubah signifikan. Transaksi beberapa hari di Ramadhan tak jauh berbeda dengan yang sebelumnya.
"Hari pertama Ramadhan saja yang permintaannya naik, setelah itu kembali normal," kata Bayu.
Bayu menilai, harga dua jenis komoditi tersebut akan melonjak naik saat mendekati hari raya Idul Fitri seperti pada 2017. Di saat seperti itu, permintaan warga naik signifikan sementara stok di pasar cenderung tak bertambah.
"Stok biasanya kosong, jadi bos kasih naik," ujarnya.
Disperindag Kabupaten Mimika sedang menyusun daftar harga standar barang. Daftar tersebut akan menjadi patokan harga para pedagang.
Selain itu, pemerintah biasanya menggelar pasar murah setiap jelang hari raya untuk menstabilkah harga kebutuhan pokok di pasaran.
Program tersebut sangat membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibanding harga pasaran. (*)
Pewarta : Jeremias Rahadat
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejati Papua sebut Kejari Mimika terima Rp26,3 M dari terpidana korupsi Aerosport
23 September 2026 15:51 WIB
Pangdam Cenderawasih sebut TNI segera ambil langkah amankan warga Jila dari KKB
21 August 2026 13:07 WIB
Gubernur Papua Tengah sebut PPI Pomoko dikembangkan jadi pusat pelelangan ikan
17 July 2026 17:42 WIB
Pertamina pastikan pasokan BBM Pertalite-Pertamax di Mimika cukup dan aman
08 October 2025 21:04 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Pemprov Papua Selatan sebut PLBN Yetetkun buka peluang ekonomi masyarakat
23 September 2026 15:52 WIB