Putri Wardani tumbangkan pebulu tangkis unggulan di 32 besar Orleans Masters
Kamis, 25 Maret 2021 10:32 WIB
Tunggal putri Putri Kusuma Wardani saat mengalahkan Gregoria Mariska Tunjung dengan skor 21-17, 5-21, 21-18 dalam ajang Simulasi Piala Uber 2020 di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (10/9/2020). (Tim PBSI)
Jakarta (ANTARA) - Putri Kusuma Wardani membuat kejutan di babak 32 besar turnamen bulu tangkis Orleans Masters 2021 saat berhasil menumbangkan unggulan ketujuh asal Jerman Yvonne Li dengan rubber game 21-18, 16-21, 21-15, Rabu malam waktu setempat.
Meski senang bisa mengalahkan unggulan, tetapi atlet tunggal putri berusia 19 tahun itu merasa permainannya masih belum pada level maksimal.
"Saya senang pastinya bisa mengalahkan lawan yang lebih diunggulkan. Hanya permainan saya masih seperti kemarin," kata Putri dalam keterangan tertulis PBSI, Kamis.
"Saya masih banyak mati sendiri dan selalu ingin cepat menang jadi terburu-buru mainnya. Dan itu malah jadi bumerang buat saya, terutama di gim kedua," katanya memaparkan.
Selain itu, permainan Li yang ulet juga menjadi kesulitan tersendiri bagi Putri dalam pertandingan tersebut.
"Lawan saya hari ini adalah pemain bagus, pengalamannya jauh lebih banyak daripada saya. Dia mainnya juga tidak mudah mati dan ulet. Jadi saya tadi harus tahan dan lebih kuat saja," ungkap Putri.
"Kunci kemenangan hari ini saya main lebih lepas. Tidak memikirkan menang kalah. Gim kedua itu saya kesalahan terus karena pikirannnya mau cepat menang, tapi di gim ketiga saya lebih berusaha main tanpa beban saja," katanya.
Lolos ke babak 16 besar, Putri berharap mampu terus bermain bagus dan maksimal karena lawan akan semakin berat.
Selain Putri, kemenangan juga diraih pasangan ganda putri Yulfira Barkah/Febby Valencia Dwijayanti Gani. Yulfira/Febby menang mudah 21-9, 21-13 atas Anto Agna/Ashna Roy dari India.
Sayangnya, jejak Putri dan Yulfira/Febby tidak berhasil diikuti Chico Aura Dwi Wardoyo. Satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia ini harus kandas dari pebulutangkis India Chirag Sen dengan skor 13-21, 12-21.
Meski senang bisa mengalahkan unggulan, tetapi atlet tunggal putri berusia 19 tahun itu merasa permainannya masih belum pada level maksimal.
"Saya senang pastinya bisa mengalahkan lawan yang lebih diunggulkan. Hanya permainan saya masih seperti kemarin," kata Putri dalam keterangan tertulis PBSI, Kamis.
"Saya masih banyak mati sendiri dan selalu ingin cepat menang jadi terburu-buru mainnya. Dan itu malah jadi bumerang buat saya, terutama di gim kedua," katanya memaparkan.
Selain itu, permainan Li yang ulet juga menjadi kesulitan tersendiri bagi Putri dalam pertandingan tersebut.
"Lawan saya hari ini adalah pemain bagus, pengalamannya jauh lebih banyak daripada saya. Dia mainnya juga tidak mudah mati dan ulet. Jadi saya tadi harus tahan dan lebih kuat saja," ungkap Putri.
"Kunci kemenangan hari ini saya main lebih lepas. Tidak memikirkan menang kalah. Gim kedua itu saya kesalahan terus karena pikirannnya mau cepat menang, tapi di gim ketiga saya lebih berusaha main tanpa beban saja," katanya.
Lolos ke babak 16 besar, Putri berharap mampu terus bermain bagus dan maksimal karena lawan akan semakin berat.
Selain Putri, kemenangan juga diraih pasangan ganda putri Yulfira Barkah/Febby Valencia Dwijayanti Gani. Yulfira/Febby menang mudah 21-9, 21-13 atas Anto Agna/Ashna Roy dari India.
Sayangnya, jejak Putri dan Yulfira/Febby tidak berhasil diikuti Chico Aura Dwi Wardoyo. Satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia ini harus kandas dari pebulutangkis India Chirag Sen dengan skor 13-21, 12-21.
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jelang hari Juang TNI AD prajurit Korem 172/PWY ziarah ke TMP Kusuma Trikora
14 December 2022 18:56 WIB, 2022
Atlet Riau di Peparnas XVI Papua dalam perawatan di Rumah Sakit Jayapura
17 November 2021 16:29 WIB, 2021
Kegagalan Putri membuat timnas Indonesia tertinggal 1-2 dari Thailand
15 October 2021 4:38 WIB, 2021
Carolina Marin dan seluruh pemain India mundur, Ruselli Hartawan dapat bye
18 May 2021 13:04 WIB, 2021
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Komisi IV DPR Papua Pegunungan minta pemda bangun sarana olahraga di Jayawijaya
17 April 2026 8:47 WIB