Kemenag Mimika imbau umat patuhi prokes saat ibadah Pekan Suci Paskah
Kamis, 1 April 2021 4:11 WIB
Ilustrasi - Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob foto bersama forkopimda dan para tokoh agama yang tergabung dalam FKUB Mimika. (ANTARA/Evarianus Supar)
Timika (ANTARA) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Provinsi Papua mengingatkan umat kristiani yang mengikuti ibadah Pekan Suci Paskah 2021 di berbagai gereja di daerah itu untuk mematuhi protokol kesehatan guna menghindari penularan COVID-19.
"Kami mengharapkan dukungan dan kerja sama seluruh tokoh agama untuk memastikan penerapan protokol kesehatan pada rumah-rumah ibadah yang akan menggelar ibadah perayaan Pekan Suci," kata Kepala Kemenag Mimika Utler Adrianus di Timika, Rabu.
Kemenag Mimika juga berharap, pengurus gereja-gereja tetap menyediakan siaran langsung ibadah Pekan Suci agar memungkinkan umat yang tidak bisa mengikuti ibadah secara langsung di gereja karena kondisi kesehatan, usia lanjut, maupun anak-anak, bisa mengikuti ibadah dari rumah masing-masing.
Berkaitan dengan perayaan Paskah tahun ini, Kemenag Mimika mengharapkan pawai obor yang biasanya diselenggarakan umat setiap tahun, menjelang fajar Paskah, agar ditiadakan guna mencegah kerumunan massa yang riskan terjadi penularan virus.
"Sebaiknya tidak dilakukan karena jika itu dilakukan pasti akan menimbulkan kerumunan massa. Mari kita semua mengikuti anjuran pemerintah," ujar Utler.
Dia berharap, seluruh umat kristiani di Kabupaten Mimika sungguh-sungguh menyadari situasi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, dengan benar-benar menerapkan protokol kesehatan, antara lain dalam hal menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
Pada 2020, umat kristiani di Kota Timika tidak bisa mengikuti ibadah di gereja selama Pekan Suci Paskah lantaran saat itu diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat.
Meskipun tahun ini Pemkab Mimika memberi kesempatan gereja-gereja menggelar ibadah Pekan Suci Paskah dengan secara langsung dihadiri jemaat, katanya, pelaksanaannya harus mematuhi protokol kesehatan.
"Kebiasaan setiap tahun saat perayaan Jumat Agung dan Malam Paskah, umat yang hadir membeludak diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan karena kita semua hidup di masa adaptasi kebiasaan baru," kata dia.
Polres Mimika akan mengerahkan sekitar 300 personel ditambah 200 personel TNI dan 500 personel gabungan FKUB, ormas keagamaan, Satpol PP untuk mengamankan ibadah Pekan Suci Paskah 2021 di seluruh gereja di Kota Timika.
"Kami mengharapkan dukungan dan kerja sama seluruh tokoh agama untuk memastikan penerapan protokol kesehatan pada rumah-rumah ibadah yang akan menggelar ibadah perayaan Pekan Suci," kata Kepala Kemenag Mimika Utler Adrianus di Timika, Rabu.
Kemenag Mimika juga berharap, pengurus gereja-gereja tetap menyediakan siaran langsung ibadah Pekan Suci agar memungkinkan umat yang tidak bisa mengikuti ibadah secara langsung di gereja karena kondisi kesehatan, usia lanjut, maupun anak-anak, bisa mengikuti ibadah dari rumah masing-masing.
Berkaitan dengan perayaan Paskah tahun ini, Kemenag Mimika mengharapkan pawai obor yang biasanya diselenggarakan umat setiap tahun, menjelang fajar Paskah, agar ditiadakan guna mencegah kerumunan massa yang riskan terjadi penularan virus.
"Sebaiknya tidak dilakukan karena jika itu dilakukan pasti akan menimbulkan kerumunan massa. Mari kita semua mengikuti anjuran pemerintah," ujar Utler.
Dia berharap, seluruh umat kristiani di Kabupaten Mimika sungguh-sungguh menyadari situasi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, dengan benar-benar menerapkan protokol kesehatan, antara lain dalam hal menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
Pada 2020, umat kristiani di Kota Timika tidak bisa mengikuti ibadah di gereja selama Pekan Suci Paskah lantaran saat itu diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat.
Meskipun tahun ini Pemkab Mimika memberi kesempatan gereja-gereja menggelar ibadah Pekan Suci Paskah dengan secara langsung dihadiri jemaat, katanya, pelaksanaannya harus mematuhi protokol kesehatan.
"Kebiasaan setiap tahun saat perayaan Jumat Agung dan Malam Paskah, umat yang hadir membeludak diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan karena kita semua hidup di masa adaptasi kebiasaan baru," kata dia.
Polres Mimika akan mengerahkan sekitar 300 personel ditambah 200 personel TNI dan 500 personel gabungan FKUB, ormas keagamaan, Satpol PP untuk mengamankan ibadah Pekan Suci Paskah 2021 di seluruh gereja di Kota Timika.
Pewarta : Evarianus Supar
Editor : Editor Papua
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satgas Yonif 511/DY pastikan warga Tima peroleh makanan bergizi gratis setiap pekan
27 February 2026 6:34 WIB
Disperindagkop Kota Jayapura adakan pasar murah setiap pekan sepanjang 2026
26 February 2026 11:22 WIB
Disdik Kabupaten Jayapura: Pekan Nusantara ajarkan siswa cinta budaya daerah
07 November 2025 14:36 WIB
Disdikbud Biak berlakukan pembelajaran mandiri siswa satu pekan awal bulan Ramadhan
30 January 2025 16:37 WIB, 2025
Majelis Rakyat Papua: Verifikasi berkas paslon gubernur OAP butuh satu pekan
31 August 2024 2:05 WIB, 2024
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemprov Papua Tengah lindungi lahan sawah lewat dokumen RTRW untuk ketahanan pangan
20 March 2026 7:43 WIB
Gubernur Papua minta seluruh rumah sakit berikan layanan optimal saat Lebaran
20 March 2026 7:26 WIB
SPPG Papua Pegunungan dorong pelatihan sertifikat keamanan dan kebersihan pangan
18 March 2026 8:28 WIB