Jayapura (ANTARA) - Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua menyebutkan sebanyak 286 siswa peserta program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM)  dipulangkan secara bertahap ke Bumi Cenderawasih sejak 2-6 Mei 2021.

Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Laurents Wantik kepada Antara di Jayapura, Rabu, mengatakan keberangkatan dan kepulangan para siswa ADEM ini ditanggung pemerintah dari dana Kemendikbud.

"Setelah menyelesaikan tiga tahun, peserta ADEM ini akan dipulangkan dalam beberapa tahapan dan pekan ini dimulai dari 2-6 Mei 2021," katanya.

Menurut Laurents, dari total 286 siswa tersebut, karena satu dan lain hal mendesak sebanyak 37 orang sudah lebih dulu pulang ke Jayapura dan sisanya yang kini secara bertahap dipulangkan.

"Khusus untuk 2 Mei 2021, sebanyak 110 siswa telah dipulangkan dari kota studi Jawa Timur ke Jayapura, Biak, Merauke, Wamena dan tujuan lainnya," ujarnya.

Dia menjelaskan ke-286 peserta ADEM ini sudah didaftarkan sebagai peserta program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK), namun tidak dapat menunggu di kota studi sehingga harus dipulangkan terlebih dahulu baru diberangkatkan kembali.

"Pasalnya, peserta ADIK hanya dianggarkan biaya keberangkatan saja, sedangkan kepulangan dibebankan pada masing-masing peserta," katanya lagi.

Dia menambahkan rencananya pada Kamis (3/6) peserta ADEM yang akan dipulangkan ke Jayapura dan sekitarnya dari kota studi Jawa Barat sebanyak 52 siswa.

"Kami mengapresiasi karena para peserta ADEM ini tidak bermasalah sehingga dalam proses pemulangan pun tidak ada masalah," ujarnya lagi.

Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026