PON Papua-Legenda karate Umar Syarief bicara soal raja baru kumite +84kg
Kamis, 14 Oktober 2021 15:31 WIB
Legenda karate Indonesia Umar Syarief saat mengawal anak asuhnya di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua di GOR Politeknik Penerbangan, Kayu Batu, Jayapura, Kamis (14/10/2021). ANTARA/Bayu Kuncahyo
Jayapura (ANTARA) - Umar Syarief yang selama ini dikenal sebagai legenda karate nomor kumite +84kg Indonesia angkat bicara soal raja baru yang lahir di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, yakni Sandy Firmansyah asal Jawa Barat.
Sejak Umar Syarief pensiun usai PON Jawa Barat, posisi yang ia tinggalkan menjadi incaran banyak karateka mengingat selama masih aktif membela kontingen Jawa Timur terlalu dominan.
"Saya memang mendukung Sandy mencoba di kelas ini. Dia bagus. Berani naik kelas," kata Umar Syarief saat mengawal kontingen Jawa Timur di GOR Politeknik Penerbangan, Kayu Batu, Jayapura, Kamis.
Sandy Firmansyah selama ini turun di kelas 75kg dan mampu meraih medali emas di PON Jawa Barat. Keputusan naik kelas ini juga dinilai cukup berani. Meski demikian, Sandy mampu membuktikan jika ia layak menjadi penguasa +84kg.
"Di 75kg sekarang ada Joshua (Jawa Timur). Jadi, benar Sandy naik kelas," kata pria yang selama ini tinggal di Swiss bersama keluarganya itu.
Mantan atlet yang berkecimpung di karate selama 20 tahun antara 1996-2016 itu pun menilai perkembangan atlet karate di Indonesia cukup bagus, yang dibuktikan dengan munculnya juara baru PON yang masih berusia muda.
"Di Jawa Timur ada Bagus yang saat ini berusia 20 tahun, dari Papua juga ada. Saat ini tinggal bagaimana mental mereka. Mental sangat berbicara di sini. Siapa yang siap, dia yang akan bertahan," kata peraih emas SEA Games Myanmar itu.
Dengan munculnya raja baru, Umar berharap semua pihak memberikan dukungan karena untuk meningkatkan prestasi atlet, banyak hal yang harus dilakukan, termasuk memperbanyak kesempatan untuk mengikuti pertandingan, baik level nasional maupun internasional.
Sejak Umar Syarief pensiun usai PON Jawa Barat, posisi yang ia tinggalkan menjadi incaran banyak karateka mengingat selama masih aktif membela kontingen Jawa Timur terlalu dominan.
"Saya memang mendukung Sandy mencoba di kelas ini. Dia bagus. Berani naik kelas," kata Umar Syarief saat mengawal kontingen Jawa Timur di GOR Politeknik Penerbangan, Kayu Batu, Jayapura, Kamis.
Sandy Firmansyah selama ini turun di kelas 75kg dan mampu meraih medali emas di PON Jawa Barat. Keputusan naik kelas ini juga dinilai cukup berani. Meski demikian, Sandy mampu membuktikan jika ia layak menjadi penguasa +84kg.
"Di 75kg sekarang ada Joshua (Jawa Timur). Jadi, benar Sandy naik kelas," kata pria yang selama ini tinggal di Swiss bersama keluarganya itu.
Mantan atlet yang berkecimpung di karate selama 20 tahun antara 1996-2016 itu pun menilai perkembangan atlet karate di Indonesia cukup bagus, yang dibuktikan dengan munculnya juara baru PON yang masih berusia muda.
"Di Jawa Timur ada Bagus yang saat ini berusia 20 tahun, dari Papua juga ada. Saat ini tinggal bagaimana mental mereka. Mental sangat berbicara di sini. Siapa yang siap, dia yang akan bertahan," kata peraih emas SEA Games Myanmar itu.
Dengan munculnya raja baru, Umar berharap semua pihak memberikan dukungan karena untuk meningkatkan prestasi atlet, banyak hal yang harus dilakukan, termasuk memperbanyak kesempatan untuk mengikuti pertandingan, baik level nasional maupun internasional.
Pewarta : Bayu Kuncahyo
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jadwal karate PON XX Papua: Sisilia Agustiani Ora bakal pertahankan gelar
11 October 2021 4:51 WIB, 2021
Waket MPR apresiasi langkah tegas Panglima TNI terkait kasus di Merauke
29 July 2021 14:12 WIB, 2021
Waket MPR Syarief: Pemerintah harus gencar sosialisasikan urgensi vaksin COVID-19
30 October 2020 11:50 WIB, 2020
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan pertanyakan keberadaan "pasukan khusus" BIN
14 September 2020 11:40 WIB, 2020
Tips Pilihan olahraga agar tubuh sehat hingga usia 75 tahun dan seterusnya
16 August 2020 15:03 WIB, 2020
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Pemprov jadikan Liga 4 Gubernur Papua Selatan ajang pencarian bibit unggul pesepak bola
24 February 2026 8:14 WIB
Gubernur Papua optimistis Persipura Jayapura kembali ke Liga 1 musim 2026
17 February 2026 11:55 WIB
Persipura Jayapura rebut puncak klasemen dengan skor telak 4-1 atas Barito
16 February 2026 12:10 WIB