Jakarta (ANTARA) - Bek Paris Saint-Germain (PSG) Marquinhos mengatakan tidak ada laga yang mudah di Liga Champions jelang pertandingan melawan RB Leipzig di Grup A di Stadion Parc Des Princes, Paris, Rabu malam waktu setempat.

"Ya, itu benar. Bahkan orang-orang tidak mendengarkan kami. Kami sering mengatakan pertandingan Liga Champions selalu sulit," ujar Marquinhos dikutip dari situs resmi klub, Senin.

Bek asal Brazil itu mengatakan ketika bermain di Liga Champions, mereka harus berjuang seratus persen di setiap laga karena semua pertandingan akan berjalan sulit

PSG pun menunjukkannya dengan memenangkan laga melawan Manchester City, dan mereka harus melanjutkan kemenangan itu di laga selanjutnya melawan dengan RB Leipzig.

"Kami harus memberikan seratus persen di setiap pertandingan karena tidak ada laga yang mudah, tidak ada laga yang sudah dimenangkan sebelum kick-off," ujar Marquinhos.

"Kami menunjukan itu di pertandingan melawan Manchester City, dan kami harus melanjutkannya karena kami mampu memenangkan pertemuan itu. Itu adalah kemenangan penting, tetapi tidak ada yang berakhir," sambungnya.

Marquinhos meminta rekan setimnya untuk melanjutkan kerja keras mereka dengan tenang dan tetap menapakkan kaki mereka di tanah karena itu adalah kemenangan yang luar biasa.

Ia menilai kemenangan itu untuk menatap laga selanjutnya, namun mereka harus tetap bekerja keras agar bisa mendapatkan hasil yang diharapkan.

"Ini hanya awal dari musim, hanya awal dari Liga Champions. Kami harus melanjutkan kerja kami dengan tenang dan tetap menapakkan kaki di tanah karena ini adalah kemenangan yang hebat. Kami harus memanfaatkan momentum itu dan terus bekerja keras," jelas Marquinhos.

Paris Saint-Germain akan menghadapi RB Leipzig di pertandingan ketiga Liga Champions Grup A pada Selasa malam waktu setempat di Stadion Parc Des Princes, Paris.

Saat ini, Paris Saint-Germain berada di peringkat pertama Grup A dengan raihan 4 poin dari dua laga. Sedangkan RB Leipzig berada di peringkat empat tanpa satu poin pun. 


 

Pewarta : Aldi Sultan
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2024