Jayapura (ANTARA) - Jenazah Bripda Steven Warpar Randongkir, anggota Polres Pegunungan Bintang yang terjatuh ke Sungai Diguel ditemukan di Kampung Arim, Distrik Iwur.
 
Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Muhammad Dafi Bustomi kepada Antara di Jayapura, Jumat, mengatakan, jenazah Bripda Randongkir ditemukan di pinggiran sungai yang jaraknya cukup jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukan jenazah Bripda Risman Rahman.
 
"Memang lokasinya berjauhan dan saat ditemukan jenazah berada di pinggiran sungai," katanya.
 
Saat ini jenazah disemayamkan di Kapolres Pegunungan Bintang di Oksibil dan dijadwalkan Sabtu (4/2) dievakuasi ke Jayapura untuk selanjutnya dikirim ke Biak.
 
"Rencananya jenazah Bripda Randongkir dimakamkan di Biak, " jelas AKBP Dafi Bustomi.
 
Ia mengatakan masyarakat di Distrik Iwur sangat membantu dalam upaya pencarian para korban yang terjatuh saat pohon yang menjadi tempat pengikat tali jembatan gantung tumbang sehingga mereka terjatuh ke Sungai Diguel.
 
Insiden yang terjadi Sabtu (28/1) saat rombongan Polres Pegubin dan Satgas Pamtas Yonif 143/TWEJ hendak melakukan kunjungan kerja ke pos Iwur dan saat melintasi jembatan gantung terjadilah kasus tersebut.
 
Jenazah Pratu Ferdian ditemukan Minggu (29/1) dan sudah dimakamkan di kampung halamannya di Klaten, Jawa Tengah. Sedangkan Bripda Risman Rahman yang ditemukan Selasa petang (31/1) dan pada Kamis (2/2) dievakuasi ke Timika untuk dimakamkan di kota tersebut.
 
"Saat ini pencarian terhadap Briptu Yohanes Matteus masih dilakukan," jelas AKBP Dafi Bustomi.
 
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jenazah Bripda Randongkir yang jatuh di Sungai Diguel ditemukan

Pewarta : Evarukdijati
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2024