Pemprov Papua minta nelayan jadikan pesisir area berkembang biak ikan
Rabu, 11 Oktober 2023 12:06 WIB
Kadin Perikanan Papua Iman Djuniawal. (ANTARA/HO/Dokumen Pribadi)
Merauke (ANTARA) - Dinas Perikanan Provinsi Papua meminta para nelayan mengelola pesisir pantai di daerah itu menjadi tempat perkembangbiakan berbagai jenis ikan.
Kepala Dinas Perikanan Provinsi Papua Iman Djuniawal, Rabu, mengatakan di pesisir pantai Papua masih banyak terdapat hutan bakau yang menjadi tempat munculnya benih-benih ikan karena tanaman itu sebagai pelindung untuk berkembang biak.
"Dengan memanfaatkan potensi itu maka para nelayan dapat menangkap ikan hanya di sekitar pesisir pantai," kata Iman Djuniawal dihubungi dari Merauke, ibu kota Provinsi Papua Selatan.
Iman mengaku nelayan di Papua masih termasuk nelayan tradisional karena selain masih menggunakan peralatan yang sederhana, waktu melaut juga terbatas.
Karena itulah dengan dilakukannya pengelolaan di sekitar pesisir pantai maka nelayan tidak lagi harus mencari ikan hingga ke tengah laut.
Potensi perikanan di perairan Papua cukup melimpah sehingga dengan adanya penanganan di sekitar lokasi yang menjadi tempat berkembang biak ikan maka dapat meningkatkan hasil tangkapan.
Untuk pengelolaan hasil penangkapan juga diperlukan sehingga hasil tangkapan selain dapat langsung dijual ke pasar juga dapat di proses terlebih dahulu misalnya menjadi ikan asap atau ikan asar.
"Mudah-mudahan dengan dijaganya lingkungan maka dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan yang akan berdampak pada pendapatan sehingga kesejahteraan mereka meningkatkan," kata Iman Djuniawal.
Dinas Perikanan Provinsi Papua membawahi dinas-dinas yang ada di kota dan kabupaten di daerah itu yaitu Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Supiori, Kabupaten Waropen dan Kabupaten Kepulauan Yapen.
Kepala Dinas Perikanan Provinsi Papua Iman Djuniawal, Rabu, mengatakan di pesisir pantai Papua masih banyak terdapat hutan bakau yang menjadi tempat munculnya benih-benih ikan karena tanaman itu sebagai pelindung untuk berkembang biak.
"Dengan memanfaatkan potensi itu maka para nelayan dapat menangkap ikan hanya di sekitar pesisir pantai," kata Iman Djuniawal dihubungi dari Merauke, ibu kota Provinsi Papua Selatan.
Iman mengaku nelayan di Papua masih termasuk nelayan tradisional karena selain masih menggunakan peralatan yang sederhana, waktu melaut juga terbatas.
Karena itulah dengan dilakukannya pengelolaan di sekitar pesisir pantai maka nelayan tidak lagi harus mencari ikan hingga ke tengah laut.
Potensi perikanan di perairan Papua cukup melimpah sehingga dengan adanya penanganan di sekitar lokasi yang menjadi tempat berkembang biak ikan maka dapat meningkatkan hasil tangkapan.
Untuk pengelolaan hasil penangkapan juga diperlukan sehingga hasil tangkapan selain dapat langsung dijual ke pasar juga dapat di proses terlebih dahulu misalnya menjadi ikan asap atau ikan asar.
"Mudah-mudahan dengan dijaganya lingkungan maka dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan yang akan berdampak pada pendapatan sehingga kesejahteraan mereka meningkatkan," kata Iman Djuniawal.
Dinas Perikanan Provinsi Papua membawahi dinas-dinas yang ada di kota dan kabupaten di daerah itu yaitu Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Supiori, Kabupaten Waropen dan Kabupaten Kepulauan Yapen.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Papua buka peluang investor kembangkan sektor perikanan dorong ekonomi tumbuh
11 March 2026 15:49 WIB
Wagub Papua lepas ekspor perdana 17,8 ton produk tuna olahan ke Amerika Serikat
25 February 2026 7:11 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Bulog Papua siapkan 38.775 ton beras penuhi kebutuhan warga di Bumi Cenderawasih
02 April 2026 19:47 WIB
BPS Papua sebut 20 komoditas di Bumi Cenderawasih penyumbang inflasi pada Maret 2026
02 April 2026 12:30 WIB
BPS sebut tiga negara tujuan utama jadi ekspor besar Papua pada Februari 2026
02 April 2026 12:26 WIB