MRP harap dukungan modal usaha reguler bagi pelaku UMKM OAP
Sabtu, 22 Juni 2024 17:00 WIB
Sekretaris Dewan Kehormatan Majelis Rakyat Papua Orpa Nari saat berbincang dengan Wartawan Jubi Engel Wally di Festival Danau Sentani hari keempat pada Sabtu (22/6) 2024. (ANTARA/Yudhi Efendi)
Sentani (ANTARA) - Majelis Rakyat Papua (MRP) ingin ada dukungan modal usaha secara reguler dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) orang asli Papua (OAP)
Sekretaris Dewan Kehormatan Majelis Rakyat Papua Orpa Nari di Sentani, Sabtu mengatakan kelompok UMKM OAP di 139 kampung dan lima kelurahan harus terus diberikan dukungan oleh pemerintah daerah sehingga bisa berdaya guna mengembangkan produk yang diolah.
"Saya dari perwakilan kelompok kerja (Pokja) Perempuan MRP melihat perempuan Papua punya semangat yang tinggi dalam mencari uang, maka semangat ini harus didukung penuh oleh pemerintah dalam hal ini dinas terkait sehingga mereka mampu menghasilkan produk yang berkualitas," katanya.
Menurut Orpa, perempuan di kampung kalau tidak didukung maka tugasnya hanya pergi ke kebun, dan aktivitas ini akan dilakukan terus-menerus.
"Maka kami minta dinas teknis memberikan dukungan sekaligus peralatan dan modal supaya kelompok UMKM mengelola kuliner berbahan sagu, jagung, ikan bisa berjalan sehingga mampu mencukupi kebutuhan keluarga," ujarnya.
Dia menjelaskan informasi yang diperolehnya masih banyak kelompok UMKM di 139 kampung dan lima kelurahan belum mendapatkan bantuan modal dan peralatan dalam menunjang usaha yang sedang dirintis.
"Beberapa kali ketemu dengan pak penjabat bupati, kami sampaikan hal ini untuk bagaimana kelompok UMKM mama-mama Papua di kampung-kampung harus mendapat dukungan," katanya.
Dia menambahkan dana otonomi khusus (Otsus) Kabupaten Jayapura 2024 berjumlah Rp210 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya Rp177 miliar.
"Kami sangat berharap pembagian dana Otsus bisa lebih memperhatikan kesejahteraan perempuan Papua di 139 kampung dan lima kelurahan melalui pelatihan, bantuan modal dan peralatan usaha," ujarnya.
Sekretaris Dewan Kehormatan Majelis Rakyat Papua Orpa Nari di Sentani, Sabtu mengatakan kelompok UMKM OAP di 139 kampung dan lima kelurahan harus terus diberikan dukungan oleh pemerintah daerah sehingga bisa berdaya guna mengembangkan produk yang diolah.
"Saya dari perwakilan kelompok kerja (Pokja) Perempuan MRP melihat perempuan Papua punya semangat yang tinggi dalam mencari uang, maka semangat ini harus didukung penuh oleh pemerintah dalam hal ini dinas terkait sehingga mereka mampu menghasilkan produk yang berkualitas," katanya.
Menurut Orpa, perempuan di kampung kalau tidak didukung maka tugasnya hanya pergi ke kebun, dan aktivitas ini akan dilakukan terus-menerus.
"Maka kami minta dinas teknis memberikan dukungan sekaligus peralatan dan modal supaya kelompok UMKM mengelola kuliner berbahan sagu, jagung, ikan bisa berjalan sehingga mampu mencukupi kebutuhan keluarga," ujarnya.
Dia menjelaskan informasi yang diperolehnya masih banyak kelompok UMKM di 139 kampung dan lima kelurahan belum mendapatkan bantuan modal dan peralatan dalam menunjang usaha yang sedang dirintis.
"Beberapa kali ketemu dengan pak penjabat bupati, kami sampaikan hal ini untuk bagaimana kelompok UMKM mama-mama Papua di kampung-kampung harus mendapat dukungan," katanya.
Dia menambahkan dana otonomi khusus (Otsus) Kabupaten Jayapura 2024 berjumlah Rp210 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya Rp177 miliar.
"Kami sangat berharap pembagian dana Otsus bisa lebih memperhatikan kesejahteraan perempuan Papua di 139 kampung dan lima kelurahan melalui pelatihan, bantuan modal dan peralatan usaha," ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DEN ingatkan penyusunan RUED Papua sesuai dengan arah kebijakan energi nasional
09 December 2025 14:32 WIB
Bupati Jayapura tegaskan penguatan adat pilar stabilitas politik di kampung
29 November 2025 16:29 WIB
Gubernur Papua Fakhiri minta Dewan Masjid tingkatkan peranan pemberdayaan umat
25 November 2025 2:04 WIB
Pemprov Papua Tengah ajak masyarakat menjaga & lestarikan kesenian lokal
16 September 2025 15:19 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Gubernur Papua komitmen kembangkan Bandara Serui perkuat konektivitas transportasi
22 May 2026 9:46 WIB