Logo Header Antaranews Papua

BBPOM perketat pengawasan pangan di Wamena

Rabu, 1 Juli 2015 20:03 WIB
Image Print
Ilustrasi. Sidak makanan dan minuman kedaluarsa. (Foto: Antara News)
"Untuk Nduga, terus terang, kami belum pernah sampai ke sana, dan tetap kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Disperindak setempat sudah melakukan pemeriksaan,"kata Tikurara Bumbungan.

Jayapura (Antara Papua) - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Jayapura memperketat pengawasan dan pemeriksaan terhadap pangan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BPOM Jayapura Tikurara Bumbungan, di Jayapura, Rabu, mengatakan, pihaknya memperketat pangan yang masuk ke Kabupaten Nduga di Wamena.

Dia menjelaskan, pengawasan dilakukan sampai ke daerah atau kabupaten kota di Provinsi Papua, namun Kabupaten Nduga sama sekali belum disentuh.

Untuk itu, kata dia, BBPOM Jayapura memperketat pengawasan di Wamena karena daerah itu merupakan pintu masuk pangan ke Nduga.

"Untuk Nduga, terus terang, kami belum pernah sampai ke sana, dan tetap kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Disperindak setempat sudah melakukan pemeriksaan,"katanya.

Meski demikian, lanjut dia, pihaknya memastikan pangan yang beredar di sana aman sebab oleh BPOM Jayapura sudah dilakukan pengawasan di pintu masuk pangan ke daerah itu yakni di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

"Walau kami tidak pernah ke Nduga tapi Nduga itu kita tahu bahwa bahan pangannya dari Wamena, nah di Wamena ini yang kami proteksi, kami awasi lebih ketat," ujarnya.

"Kalau di Wamena kita sudah meminimalkan pelanggaran atau makanan yang rusak itu, mudaha- mudahan di Nduga dan kabupaten sekitarnya itu dijamin aman. Asal pelaku usahanya tidak nakal," tambahnya.

Ia menambahkan, dari pengawasan yang dilakukan, langsung dilakukan pemusnahan jika ditemukan pangan berbahaya bagi masyarakat misalnya sudah memasuki waktu kadaluarsa, tidak memiliki ijin dan mengandung bahan berbahaya lainnya. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026