Logo Header Antaranews Papua

Satgas Pamtas bersama masyarakat padamkan kebakaran barak

Rabu, 22 Juli 2015 21:51 WIB
Image Print
Satgas Pamtas RI-PNG bantu padamkan api. (Foto: Istimewa)
"Kebakaran itu terjadi pada Rabu sekitar pukul 03.50 WIT di Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua,"

Jayapura (Antara Papua) - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG, Komando Sektor Selatan Brigif 20/Otamanasa dan Yonif 711/Raksatama bersama masyarakat setempat berhasil memadamkan kebakaran barak BJB 14 di perumahan Kary Korindo Asiki.

"Kebakaran itu terjadi pada Rabu sekitar pukul 03.50 WIT di Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua," kata Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Teguh PR di Kota Jayapura, Papua, Rabu malam.

Menurut dia, dugaan sementara berdasarkani penuturan saksi mata, api berasal dari rumah kosong milik Ibu Sarwiah, guru SMP Asikie yang sedang cuti.

"Sehingga kemungkinan besar kebakaran disebabkan oleh arus pendek listrik," katanya.

Dalam upaya pemadaman api yang membakar bangunan barak tersebut, kata Teguh, dikerahkan empat mobil pemadam kebakaran milik PT Korindo dengan dibantu masyarakat sekitar serta anggota Satgas Pamtas RI-PNG Kosektor Selatan.

"Satu buah barak terpaksa dirobohkan untuk mencegah kobaran api agar tidak meluas," katanya.

Kobaran api berhasil dipadamkan pada pukul 05.40 WIT berkat kekompakan dalam bekerja sama memadamkan api antara masyarakat setempat dan dibantu oleh anggota Satgas Pamtas RI-PNG Kosektor Selatan yang berjumlah 12 orang dipimpin oleh Dantim Waltis Letda Inf Jefri Ando dan satgas kotis 711/RKS sebanyak 10 orang yang dipimpin oleh Dankima Lettu Inf Denma.

"Kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut, diantaranya dua bangunan barak yang terdiri dari 20 pintu (20 KK) hangus terbakar dan satu barak yang dirobohkan menggunakan exavator untuk mencegah kobaran api yang semakin meluas. Dalam peristiwa itu, tidak ada korban jiwa," katanya.

Mengenai kebakaran, kata Teguh, pada kesempatan apel pagi bersama di Kodam XVII/Cenderawasih dalam acara halal bihalal, Pangdam Fransen G Siahaan mengingatkan semua personel kodam sampai kepada para prajurit dan PNS, agar meningkatkan kepedulian terhadap penggunaan listrik, alat pemanas elektrik, konpor gas dan lain-lain.

"Kebakaran dapat dicegah dengan mengantisipasi hal-hal yang dapat menimbulkan potensi kebakaran. Karena menurut Pangdam Cenderawasih, dampak dari bahaya kebakaran adalah sangat besar baik kerugian materi, spiritual dan korban jiwa sehingga akan memberikan stigma buruk kepada satuan, karena dianggap tidak memiliki kepedulian yang tinggi terhadap bahaya kebakaran," katanya.(*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026