
Kesdam Cenderawasih dan BNN Papua gelar penyuluhan bahaya narkoba

"Kegiatan itu digelar di aula Ajendam tadi pagi dalam rangka pelaksanaan program kerja Kesehatan Kodam XVII/Cenderawasih triwulan IV TA 2015 di bidang kesehatan preventif khususnya penyuluhan kesehatan," kata Kolonel Teguh PR.
Jayapura (Antara Papua) - Kesehatan Kodam (Kesdam) XVII/Cenderawasih bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua menggelar penyuluhan bahaya narkoba kepada 100-an prajurit dan PNS di lingkup Kodam.
"Kegiatan itu digelar di aula Ajendam tadi pagi dalam rangka pelaksanaan program kerja Kesehatan Kodam XVII/Cenderawasih triwulan IV TA 2015 di bidang kesehatan preventif khususnya penyuluhan kesehatan," kata Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Teguh PR di Kota Jayapura, Papua.
Ia mengatakan kegiatan penyuluhan tersebut dibuka oleh Wakil Kepala Ajendam Cenderawasih Letkol Caj Lukman dan menghadirkan pembicara Ibu Nurjannah, petugas penyuluh dari BNNP Papua.
"Dengan pembicara dari luar instansi militer ini diharapkan terjalin kerja sama yang sinergis dengan pihak-pihak luar dalam hal ini BNNP Papua serta mengetahui kondisi lapangan di wilayah Jayapura pada khususnya dan Papua pada umumnya untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba," katanya.
Dalam pemaparan penceramah dari BNNP Papua Ibu Nurjanah, kata Teguh, menjelaskan wacana efek negatif lebih banyak ditimbulkan oleh penggunaan obat terlarang psikotropika mulai dari gangguan saraf sampai dengan gangguan kejiwaan.
"Di samping membahayakan diri sendiri juga akan membahayakan bagi orang lain akibat dari imbas yang ditimbulkan pengguna narkoba," katanya.
Seorang pengguna narkoba, kata Teguh, akan lebih agresif bahkan akan melakukan kejahatan untuk memenuhi keinginan akan ketagihannya kepada narkoba.
"Narkoba adalah musuh masyarakat dan harus dibasmi. Ciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, hidup sehat tanpa narkoba, intinya waspada dan hindari narkoba serta jangan sekali-kali terbesit untuk mencoba narkoba," katanya.
Nurjanah juga, kata Teguh, mengajak prajurit dan PNS Kodam Cenderawasih untuk bersama-sama bergandengan tangan, bahu membahu memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, sehingga terbebas dari ancaman bahaya narkoba.
"Untuk melakukan tindakan aktif dalam mencegah dan menanggulangi narkoba harus dilaksanakan bersama-sama dari semua elemen. Hal ini untuk mencegah dan mengantisipasi agar masyarakat termasuk di dalamnya prajurit dan PNS TNI jangan sampai ada yang menggunakan narkoba jenis apapun," katanya.
Kegiatan itu, kata Teguh, akan terus dilakukan dan digalakkan karena kita semua prajurit dan PNS Kodam XVII/Cenderawasih menyatakan perang terhadap narkoba.
"Penyuluhan itu dihadiri oleh sekitar 100 prajurit dan PNS organik dari Ajendam, Kesdam, Paldam dan Pomdam XVII/Cenderawasih," katanya. (*)
Pewarta : Pewarta: Alfian Rumagit
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
