
Pemprov Papua gelar rapat TPID pantau harga barang

Selain itu, rapat ini juga melihat kembali program-program yang telah berimbas kepada masyarakat untuk mendorong kerja sama antardaerah sehingga dapat berimbas pula kepada distributor, harga barang, serta beberapa hal lainnya.
Jayapura (Antara Papua) - Pemerintah Provinsi Papua menggelar Rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama para pemangku kepentingan guna memantau harga barang kebutuhan masyarakat.
Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Papua Elia Loupatty di Jayapura, mengatakan bahwa rapat tersebut bertujuan menyinergikan anggota TPID setempat yang terdiri atas BUMN, BUMD, perbankan, pelaku usaha, dan instansi terkait.
"Selain itu, rapat ini juga melihat kembali program-program yang telah berimbas kepada masyarakat untuk mendorong kerja sama antardaerah sehingga dapat berimbas pula kepada distributor, harga barang, serta beberapa hal lainnya," katanya.
Menurut Elia, tidak hanya itu, pihaknya juga memonitor produksi-produksi dari komoditas yang ada di Provinsi Papua.
"Kita harapkan pelabuhan kita di Papua dapat melayani hasil produk daerah untuk diekspor ke negara-negara tetangga, memang kita sedang memonitor produk dari unit-unit produk yang ada di dinas maupun instansi terkait serta masyarakat pada umumnya," ujarnya.
Dalam 1--2 tahun ke depan jika produk komoditas Papua stabil, kata dia, bisa diekspor ke negara tetangga melalui pelabuhan di Papua.
"Memang selama ini barang-barang yang mau kita ekspor selalu diangkut terlebih dahulu ke Surabaya atau Makassar maupun Bitung karena memang ini berhubungan dengan sertifikasi, baik sertifikasi komoditas maupun sertifikasi pelabuhan, hal ini bisa kita lakukan bersama agar Pelabuhan Jayapura bisa menjadi pelabuhan ekspor," katanya lagi.
Menurut dia, hal itu penting agar masyarakat tidak mengalami kesulitan, terutama dalam membeli komoditas maupun barang-barang lainnya dengan harga yang terjangkau.
"Selama ini barang-barang didatangkan dari luar Papua. Oleh sebab itu, kita mendorong agar produksi di Papua meningkat untuk menekan harga-harga, terutama di daerah pegunungan tengah," katanya. (*)
Pewarta : Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
