
Menteri PPPA dorong masyarakat Papua kembangkan Anggrek

Di Papua ternyata memiliki 5.000 spesies anggrek sehingga warganya harus bangga karena hal tersebut adalah identitas diri.
Jayapura (Antara Papua) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise mendorong masyarakat di Provinsi Papua untuk membudidayakan anggrek.
"Di Papua ternyata memiliki 5.000 spesies anggrek sehingga warganya harus bangga karena hal tersebut adalah identitas diri," katanya ketika menghadiri pembukaan pameran anggrek di Jayapura, Kamis.
Menurut Yohana, dengan adanya kekayaan alam berupa spesies anggrek itu maka pemerintah setempat harus menyiapkan satu model atau sistem yang dapat dilanjutkan oleh generasi selanjutnya untuk melestarikannya.
"Dengan banyaknya spesies anggrek ini maka harus bisa diberdayakan, bukan hanya sebagai tanaman, namun juga bisa digunakan sebagai ikon untuk souvenir," ujarnya.
Dia menuturkan pihaknya dapat memberikan bantuan pelatihan bagi ibu-ibu di Papua untuk meningkatkan keterampilan dalam budidaya anggrek ini.
"Nantinya jika keterampilannya meningkat maka anggrek yang dibudidayakan ini dapat membawa peningkatan juga dalam pendapatan masyarakat," katanya lagi.
Dia menjelaskan untuk itu spesies anggrek yang jumlahnya ribuan ini harus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat sehingga tidak akan punah serta masih dapat dinikmati manfaatnya bagi generasi muda.
"Budidaya anggrek nantinya diharapkan dapat mengembangkan spesies anggrek melalui persilangan sehingga keanekaragaman tanaman ini dapat meningkat," ujarnya lagi.
Dia menambahkan ke depannya, ia berharap spesies anggrek khas Papua dapat ditonjolkan dan memberikan nilai tambah lagi bagi Bumi Cenderawasih. (*)
Pewarta : Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
