Logo Header Antaranews Papua

Gubernur Papua minta kebutuhan atlet PON dipenuhi

Jumat, 22 Juli 2016 20:20 WIB
Image Print
Gubernur Papua Lukas Enembe. (Foto: Antara Papua/Hendrina Dian Kandipi)
Kami minta atlet harus diperhatikan dengan baik, supaya bisa meraih medali agar mencapai target 10 besar, mengingat sangat penting untuk memberi kesejahteraan bagi atlet, terutama dari segi peralatan, makan minum termasuk bonus.

Jayapura (Antara Papua) - Gubernur Papua Lukas Enembe meminta KONI dan Satgas Papua Bangkit Prestasi dapat memenuhi kebutuhan atlet yang akan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) IX di Bandung Provinsi Jawa Barat September 2016.

"Kami minta atlet harus diperhatikan dengan baik, supaya bisa meraih medali agar mencapai target 10 besar, mengingat sangat penting untuk memberi kesejahteraan bagi atlet, terutama dari segi peralatan, makan minum termasuk bonus," katanya, di Jayapura, Jumat.

Menurut Lukas, pihaknya juga berharap target masuk 10 besar dalam PON IX Bandung pada September 2016 benar-benar dapat diraih supaya sasaran masuk 5 besar dalam PON XX 2020 di Papua nanti.

"Saya harap target di PON Bandung bisa dicapai, karena hasil itu akan menjadi tolok ukur untuk diusung saat Papua menjadi tuan rumah di 2010," ujarnya lagi.

Dia minta KONI dan Satgas Papua Bangkit Prestasi harus dapat memenuhi kebutuhan para atlet menjelang pelaksanaan PON Bandung, sehingga target-target itu bisa dicapai.

"Selain itu, kami juga meminta agar semua pihak mulai berbicara PON di Papua, mengingat pada 2020 provinsi ini akan menjadi tuan rumah," katanya lagi.

Dia menegaskan bahwa PON di Papua menjadi bagian terpenting dari masyarakat karena merupakan torehan sejarah, karena mungkin bisa ratusan tahun kemudian barulah Papua dapat giliran lagi menjadi tuan rumah.

"Karena itu saya pikir penting sekali semua orang Papua bicara PON, dan diharapkan semua instansi terkait yang mengurusi masalah peluncuran maskot PON 2020 agar mulai diperkenalkan kepada publik," ujarnya lagi. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026