Logo Header Antaranews Papua

Pejuang Trikora ingatkan pelajar perangi peredaran narkoba

Minggu, 14 Agustus 2016 14:02 WIB
Image Print
Sosok pejuang Trikora Julius Rapami saat diwawancaraai wartawan di Biak, Papua. (Foto: Antara Papua/Muhsidin)
Sebagai generasi penerus bangsa dan rakyat Indonesia pelajar-pelajar harus mampu melakukan pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba yang kini mengincar kaum muda sebagai pengguna.

Biak (Antara Papua) - Tokoh pejuang Trikora Papua Julius Rapami mengingatkan pelajar dan remaja Kabupaten Biak Numfor untuk memerangi peredaran narkoba dengan cara membantu aparat penegak hukum untuk mengawasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

"Sebagai generasi penerus bangsa dan rakyat Indonesia pelajar-pelajar harus mampu melakukan pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba yang kini mengincar kaum muda sebagai pengguna," ujar Rapami, menanggapi makna HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia," di Biak, Minggu.

Pejuang Papua yang berjasa untuk menyatukan wilayah Papua ke dalam NKRI itu, juga mengajak pelajar Biak Numfor tidak mengkonsumsi minuman beralkohol karena dapat merusak kesehatan mental generasi muda Papua sebagai penerus bangsa Indonesia.

Rapami mengharapkan, momentum HUT ke-71 Kemerdekaan RI harus dimanfaatkan siswa untuk tekun belajar dan menuntut ilmu di lembaga pendidikan, sehingga kelak dapat melanjutkan cita-cita pejuang Papua untuk menjaga kedaualtan NKRI serta meningkatkan keejahteraan masyarakat Papua.

"Waktu muda harus dimanfaatkan siswa untuk bersekolah sehingga dapat mengejar cita-cita menjadi generasi muda Papua yang sehat, cerdas, beriman dan bertakwa untuk mengisi berbagai program pembangunan yang sedang berlangsung di daerah ini," kata Rapami lagi.

Dia mengingatkan, siswa di Papua jika saat remaja sudah terbiasa mengkonsumsi minuman beralkohol dan menjadi pelaku penyalahgunaan narkoba, maka akan mengancam kesehatan remaja itu hingga membuat para siswa menjadi pemalas.

Sebagai eks pejuang Trikora yang ikut menyatukan Papua ke NKRI, lanjut Rapami, ia sangat mendambakan pelajar dan generasi muda Papua ke depan dapat menjadi pemuda yang tangguh, cerdas, sehat dan mandiri siap bersaing dengan pelajar lain dalam memajukan pembangunan daerah.

"Tuntutlah ilmu dengan bersekolah hingga pendidikan tinggi supaya ke depan anak-anak Papua dapat menjadi pemimpin di berbagai wilayah NKRI dari Sabang hingga Merauke," kata Rapami yang tetap bersemangat sebagai veteran perang untuk menjaga kedaulatan NKRI.

Kepada pemkab dan DPRD, menurut Rapami, diminta tetap memperhatikan pendidikan, kesehatan, dan penyediaan infratruktur dasar hingga membuka lapangan kerja baru dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Biak Numfor.

Julius Rapami merupakan satu-satunya putra Papua yang terlibat dalam pertempuran Laut Aru di Kapal Perang KRI Macan Tutul saat bertugas melaksanakan Operasi Trikora untuk menyatukan wilayah Irian Barat (kini Papua) ke dalam NKRI pada 15 Januari 1962. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026