Logo Header Antaranews Papua

KJRI Vanimo batalkan lomba lari 10K

Kamis, 3 November 2016 20:13 WIB
Image Print
Konsul RI untuk Vanino PNG, Elmar Iwan Lubis. (Foto: Antara Papua/Dhias Suwandi)
Kami sudah menyampaikan surat pembatalan kepada semua pihak.

Port Moresby, PNG (Antara Papua) - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Vanimo, Papua Nugini (PNG) membatalkan lomba lari 10 K karena faktor non teknis.

Pada siaran pers yang diterima Antara dari Konsulat RI di Vanimo, Selasa, menyebutkan tahun ini lomba lari 10 K tidak dapat dilaksanakan karena faktor non tehnis sehingga perhelatan yang dilaksanakan sejak 2012 lalu itu tidak terlaksana di 2016.

Keputusan tidak dilaksanakannya lomba lari 10 K dilakukan setelah mempertimbangkan berbagai hal termasuk masalah teknis.

Lomba lari 10 K yang melintasi perbatasan RI-PNG awalnya merupakan inisiatif Konsulat RI di Vanimo, guna menunjukkan kepada semua pihak perbatasan kedua negara aman.

Selain itu kegiatan tersebut bertujuan turut membantu meningkatkan kesejahteraan warga di perbatasan kedua negara.

Sementara itu Konsul RI di Vanimo, Elmar Lubis yang dihubungi Antara, mengakui lomba lari yang semula dijadwalkan akan berlangsung pada 19 Nopember 2016 tidak dapat dilaksanakan.

"Kami sudah menyampaikan surat pembatalan kepada semua pihak," kata Elmar Lubis.

Ia pun mengungkapkan bahwa peminat lomba lari 10 K itu cukup banyak dan jumlah pesertanya setiap tahunnya meningkat.

Untuk 2016 diperkirakan akan diikuti sekitar 300 peserta namun kegiatan tersebut batal dilaksanakan, kata Elmar Lubis. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026