Rabu, 18 Oktober 2017

Kapolda Papua: server judi online berada di Munich Jerman

id Kapolda Papua: server judi online berada di Munich Jerman
Kapolda Papua: server judi online berada di Munich Jerman
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw didampingi Waka Polda Brigjen Pol Agus Riyanto, saat melihat barang bukti judi online yang dibongkar tim Direktorat Reskrim Khusus Polda Papua di Timika, Kabupaten Mimika, pada Senin (20/3). Server judi online ini berada di Kota Munich, Jerman. (Foto: Antara Papua/Evarukdijati) (Foto: Antara Papua/Evarukdijati)
Saya sangat mengapresiasi kerja penyidik yang berhasil membongkar jaringan tersebut yang dari pengakuan tersangka beromset Rp 700 juta.
Jayapura (Antara Papua) - Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw mengatakan server judi online yang dibongkar Subdit II Direskrimsus Polda Papua di Timika, Sabtu (18/3) berada di Munich, Jerman.

Polda Papua melalui Mabes Polri akan berkerja sama dengan Jerman dan FBI untuk mengungkap jaringan judi online yang beromset miliaran rupiah itu.

Judi online yang dioperasionalkan ketiga tersangka adalah menggunakan web side "the master" dan "fun 303.com" yang dapat diakses secara internasional,kata Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw kepada wartawan di Jayapura, Senin.

Irjen Waterpauw yag didampingi Waka Polda Papua Brigjen Pol Agus Riyanto dan Kasubdit II Direskrimsus AKBP Juliarman Pasaribu mengatakan judi online yang dioperasikan ketiga tersangka itu berbasis ke Sydney, Hongkong dan Singapura.

"Saya sangat mengapresiasi kerja penyidik yang berhasil membongkar jaringan tersebut yang dari pengakuan tersangka beromset Rp 700 juta," kata Kapolda Papua seraya menambahkan ketiga tersangka akan dijerat dengan Pasal 45 Ayat 2 UU no 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman enam tahun penjara.

Ketiga tersangka yang saat ini sudah ditahan di Mapolda Papua di Jayapura yaitu S alias GW (60) berpesan sebagai bandar atau pemilik website judi online, L alias G (42) berperan sebagai penghitung, pengumpul serta memonitor nomor judi yang keluar.

Sedangkan SL, wanita yang berperan sebagai akuntan yang bertugas membuat laporan pemasukan dan pengeluaran pada perjudian ini.

Barang bukti yang diamankan diantaranya uang tunai Rp82 juta, belasan buku tabungan dan kartu kredit, Kartu ATM, layar LCD 49 inchi yang digunakan untuk memonitor perputaran judi online dari Sydney, Singapura dan Hongkong. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga