Logo Header Antaranews Papua

Disperindag Mimika antisipasi kelangkaan pangan jelang Ramadan

Selasa, 2 Mei 2017 13:15 WIB
Image Print
Kepala Disperindag Kabupaten Mimika Bernadinus Songbes (Foto: Antara Papua/Jeremias Rahadat)
Khusus untuk telur dan daging ayam itu kami belum bisa pastikan karena untuk mendatangkan dari luar Timika harus mengantongi rekomendasi dari Dinas Peternakan. Penyuplai hanya dapat memasok telur dan daging ayam sesuai dengan kapasitas yang diberikan

Timika (Antara Papua) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, mulai mengantisipasi kelangkaan stok pangan menjelang puasa bulan Ramadan di wilayah itu.

Kepala Disperindag Kabupaten Mimika Bernadinus Songbes, di Timika, Selasa, mengatakan pihaknya akan terus membangun komunikasi dengan manajemen Bulog Timika untuk mengecek ketersediaan pangan khususnya beras.

Namun, ia optimistis stok pangan di Timika aman jelang ramadan, termasuk juga berbagai kebutuhan pokok lain dan ketersediaan minyak tanah di Timika.

Khusus bahan-bahan makanan pokok, Bernadinus mengaku pihaknya juga akan berkoordinasi dengan para agen dan penyuplai di Timika untuk memastikan cukupnya bahan makanan sehingga tidak terjadi kelangkaan.

"Khusus untuk telur dan daging ayam itu kami belum bisa pastikan karena untuk mendatangkan dari luar Timika harus mengantongi rekomendasi dari Dinas Peternakan. Penyuplai hanya dapat memasok telur dan daging ayam sesuai dengan kapasitas yang diberikan dan tidak lebih," ujarnya.

Bernadinus menambahkan, dalam pekan ini melalui bagian pengawasan Disperindak mulai melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait kebutuhan pokok.

"Untuk pekan ini kita fokuskan sidak untuk minyak tanah dan depot-depot air minum yang ada di Timika dan sekitarnya. Nanti akan bertahap hingga pemeriksaan bahan makanan kedaluarsa," kata dia.

Bernadinus pun optimistis jika program yang juga sebagai agenda rutin tahunan tersebut dapat berjalan dengan baik kendati belum adanya biaya operasional yang bersumber dari APBD Mimika 2017 meski hingga kini belum juga ditetapkan. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026