
Bupati Jayawijaya dorong penerapan P4 di sekolah dan kampus

Saya menyampaikan terima kasih kepada Presiden yang luar biasa menggerakan ini (semangat pancasila) kembali untuk dibuat kurikulum agar mengajarkan kepada masyarakat, lebih khusus generasi muda dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi
Wamena (Antara Papua) - Bupati Jayawijaya John Wempi Wetipo mendorong penerapan Pendidikan, Pengamalan dan Penghayatan Pancasila (P4) di tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
Usai memimpin upacara Peringatan Hari Lahir PancaSila yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Jayawijaya, Kamis, John mengatakan nilai-nilai pancasila mulai pudar di masyarakat Indonesia, termasuk di Jayawijaya sehingga harus dihidupkan kembali.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada Presiden yang luar biasa menggerakan ini (semangat pancasila) kembali untuk dibuat kurikulum agar mengajarkan kepada masyarakat, lebih khusus generasi muda dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi," ujarnya.
"Ini akan kita dorong supaya masuk menjadi mata kuliah dasar tentang bagaimana menanamkan jiwa dan rasa nasionalisme," sambungnya,
Bupati John mengajak seluruh warga menjadikan Pancasila sebagai konsep dasar dalam pembangunan bernegara, dan menjadikan Pancasila sebagai bagian dari hidup.
"Jadikan Pancasila sebagai ideologi kita bersama untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan. Kita bisa wujudkan Indonesia yang aman, adil dan makmur kalau kita benar-benar menghayati pancasila dan UUD," katanya.
Karena persoalan ideologi Pancasila mulai terkikis, Bupati Jhon berpesan kepada semua pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Jayawijaya agar wajib mengamalkan Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan sehari-hari.
"Pancasila itu ideologi bagi seluruh rakyat, bahkan kami di partai juga diajarkan bahwa Pancasila dan UUD adalah ideologi," katanya.
Upacara tersebut dihadiri pejabat tinggi setempat misalnya wakil bupati, Dandim 1702/Jayawijaya, Ketua DPRD serta puluhan anggota TNI/Polri, ASN dan pegawai perbankan. (*)
Pewarta : Pewarta: Marius Frisson Yewun
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
