
Warga Biak Numfor apresiasi penurunan harga BBM nonsubsidi

Penurunan harga BBM nonsubsidi sangat meringankan warga, ya meski nilai penurunannya Rp150 per liter sangat dirasakan masyarakat pengguna BBM nonsubsidi
Biak (ANTARA News Papua) - Warga Kabupaten Biak Numfor, Papua, mengapresiasi turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis pertalite, dexlite dan pertamax yang telah diumumkan pemerintah padaSabtu pukul 00.00 WIT.
"Penurunan harga BBM nonsubsidi sangat meringankan warga, ya meski nilai penurunannya Rp150 per liter sangat dirasakan masyarakat pengguna BBM nonsubsidi ," ujar Agustinus warga Biak di lokasi pengisian BBM non subsidi SPBU Tarigan Jalan Sisingamangaraja, Sabtu.
Agustinus mengakui kebijakan pemerintah menurunkan harga BBM nonsubsidi patut disyukuri karena mengurangi beban biaya membeli bahan bakar untuk kendaraan.
Ia berharap adanya penurunan BBM nonsubsidi dapat berdampak terhadap penurunan harga barang pokok di pasaran.
Sementara itu, warga Biak Marthin Christian mengatakan kebijakan penurunan harga BBM nonsubsidi sangat dirasakan warga meski jumlahnya kecil sebesar Rp150 per liter.
"Dengan kebijakan penurunan harga BBM nonsubsidi akan menekan biaya kebutuhan warga dalam membeli bahan bakar untuk kendaraan pribadi," ujarnya.
Hingga, Sabtu pukul 19.00 WIT aktivitas pembelian BBM nonsubsidi di dua lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Biak berjalan normal seperti biasanya.
Puluhan motor dan mobil terlihat antre bergantian untuk mengisi bahan bakar nonsubsidi jenis pertalite dan dexlite yang dijual di dua SPBU Biak.
Pemerintah pada jam 00.00 Sabtu 5 Januari 2019 telah menurunkan harga BBM nonsubsidi dengan incian Pertalite turun sebesar Rp 150 per liter dari Rp. 7800 menjadi Rp. 7.650, Pertamax turun sebesar Rp200 per liter dari Rp10.400 menjadi Rp10.200
Serta Pertamax Turbo turun sebesar Rp250 per liter dari Rp12.250 menjadi Rp12.000, Dexlite turun sebesar Rp200 per liter Rp10.500 menjadi Rp10.300 dan Dex turun sebesar Rp100 per liter dari Rp11.850 menjadi Rp11.750.
Pewarta : Muhsidin
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
