
Pemprov Papua Barat imbau pengelola kapal pesiar libatkan pemandu lokal

Hanya masyarakat lokal yang mengetahui pasti kondisi wilayah dan cuaca laut daerah mereka sendiri. Mereka juga menjaga terumbu karang yang menjadi sumber kehidupan sehari-hari
Manokwari (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Barat mengimbau pengelola kapal pesiar yang masuk ke wilayah perairannya melibatkan pemandu wisata lokal.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Yusak Wabia di Manokwari, Senin, mengemukakan pentingnya penggunaan jasa pemandu lokal juga menghindari kecelakaan seperti menabrak terumbu karang.
Pemandu lokal lebih mengetahui kondisi wilayah mereka sehingga akan menghindari daerah-daerah yang rawan menimbulkan kecelakaan.
"Hanya masyarakat lokal yang mengetahui pasti kondisi wilayah dan cuaca laut daerah mereka sendiri. Mereka juga menjaga terumbu karang yang menjadi sumber kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Ia meminta kapal pesiar yang masuk ke wilayah Papua Barat, terutama Kabupaten Raja Ampat, menaati peraturan yang berlaku di daerah tersebut serta melibatkan masyarakat lokal yang menjadi pemandu wisata.
"Dengan melibatkan masyarakat lokal yang menjadi pemandu wisata kapal pesiar akan nyaman berwisata begitu pula perekonomian masyarakat lokal akan meningkat," ujarnya.
Pewarta : Ernes Broning Kakisina
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
