
Rektor Uncen hentikan perkuliahan cegah COVID-19

Jayapura (ANTARA) - Rektor Universitas Cenderawasih Jayapura Dr Apolo Safanpo menghentikan perkuliahan selama 14 hari untuk mencegah penularan virus Corona (COVID-19).
"Mahasiswa mengikuti perkuliahan melalui dalam jaringan internet atau online dari rumahnya masing-masing," kata Rektor Uncen Apolo Safanpo di Jayapura,Rabu.
Ia menjelaskan kesepakatan penghentian perkuliahan itu setelah keputusan rapat senat dengan pimpinan masing-masing fakultas dan tim kesehatan Uncen.
"Yang pertama itu kan ada surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk kita sama-sama melakukan langkah-langkah pembatasan dan pencegahan dari penyebaran virus corona (COVID-19)," katanya.
Selain itu, menurut dia, ada surat dari Dirjen Pendidikan Tinggi yang sifatnya lebih teknis sebagai tindak lanjut dari surat edaran Menteri untuk kita menindaklanjuti surat menteri
"Senat memberikan pertimbangan lalu pimpinan fakultas juga mendiskusikan surat edaran di masing-masing fakultas,"ujarnya.
Tapi juga, kata dia, tim kesehatan yang terdiri dari dekan Fakultas Kedokteran dan Dekan Fakultas Kesehatan memberikan pertimbangan tentang bagaimana perkembangan COVID-19 di dunia maupun di Indonesia serta potensinya di Papua maka kita mengambil empat keputusan.
"Keputusan pertama yang diambil yaitu kita bisa mengisolasi diri sendiri," ujarnya.
Kalau carantine comunity adalah karantina kelompok semua tidak melakukan aktifitas seperti biasanya tetapi dapat melakukan aktivitas secara mandiri dari rumah.
Sedangkan social distensine yaitu aktivitas tetap berjalan seperti biasa tetapi menggunakan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, semisal rapat itu harus harus jaraknya dua meter, jarak dua meter.
"Jadi kalau social distensine itu aktivitas tetap berjalan hanya menggunakan protokol dari Kementerian Kesehatan. Tetapi pihaknya memilih comunite carantine, menghentikan semua kegiatan selama 14 hari sesuai dengan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan," ujarnya.
Menurut dia, lalu kegiatan perkuliahan bisa dilakukan secara firtual melalui sistem aplikasi yang ada. Selanjutnya, wisuda Universitas Cenderawasih ditunda sampai dengan arahan selanjutnya
"Kegiatan-kegiatan administrasi apabila sangat mendesak dan dibutuhkan maka bisa dilakukan secara terbatas dan bisa dilakukan juga menggunakan firtual sistem informasi akademiknya," katanya.
Ia menambahkan, perkuliahan dilakukan secara online bisa dimana saja. Hanya memang ada dua kelemahan, pertama adalah tidak semua mahasiswa mempunyai hendphone android. Kelemahan kedua adalah kalaupun mereka mempunyai handphone android tetapi tidak punya data.
"Kalau mereka masuk kampus kan bisa dapat wifi gratis di kampus, apabila mereka tidak punya pulsa data maka tidak bisa melakukan perkuliahan secara online, tetapi tidak wajib perkuliahan, yang penting kita karantina selama 14 hari," ujarnya.
Pewarta : Musa Abubar
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
