Logo Header Antaranews Papua

BKKBN mengapresiasi Pemkab Jayapura berupaya turunkan stunting

Kamis, 20 Juli 2023 21:56 WIB
Image Print
Foto bersama saat forum koordinasi stunting tingkat Kabupaten Jayapura (ANTARA/HO-Humas Pemkab Jayapura)
Semua pihak bersama dalam menangani stunting

Jayapura (ANTARA) - Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua dalam upaya penurunan angka stunting di bumi "Kenambai Umbai" tersebut.

"Pemkab Jayapura dinilai berhasil menurunkan angka stunting 9,3 persen dari 2021 ke 2022 sementara daerah lain di Papua hanya satu sampai dua persen di periode yang sama," kata Kepala BKKBN Provinsi Papua Nerius Auparay dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jayapura, Kamis.

Dia mengatakan itu saat kegiatan forum koordinasi stunting tingkat Kabupaten Jayapura yang berlangsung di Sentani pada Kamis 13 Juli 2023.

Menurut Auparay, program yang dilaksanakan oleh Pemkab Jayapura dalam rangka penurunan angka stunting patut diapresiasi sehingga diharapkan agar ini terus ditingkatkan.

Dia menjelaskan di Provinsi Papua ada dua Kabupaten yang angka stunting masih tinggi yakni Kabupaten Supiori dan Kabupaten Mamberamo Raya.

"Prevalensi stunting di Papua masih di angka 34,6 persen sehingga kami harap agar komitmen dari semua kepala daerah untuk bisa menurunkan angka stunting sesuai target nasional yaitu 14 persen pada 2024," ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Bupati Jayapura Triwarno Purnomo mengatakan dalam menangani kasus stunting perlu melibatkan semua pemangku kepentingan termasuk sarana pendukung dalam menjangkau pelayanan.

Menurut Triwarno pada Februari 2023 Pemkab Jayapura sudah melakukan pengukuran secara bersamaan dalam pelayanan kesehatan hingga ke tingkat kampung.

"Sehingga kami berharap dengan dilaksanakan pengukuran itu bisa mendapat data yang valid sehingga mengurangi data prevalensi sesuai dengan target nasional," katanya.

Dia menjelaskan pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya seperti pemberian vitamin kepada remaja putri dan pelayanan di rumah sakit tetapi juga melakukan sosialisasi dan penguatan komunikasi dalam rangka bersama menurunkan stunting di daerah itu.

"Untuk itu kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama bertanggungjawab dalam penanganan stunting," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026