
Pemkab Jayapura salurkan bantuan delapan ton beras di Distrik Airu

Sentani (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua, menyalurkan bantuan delapan ton beras ke masyarakat di Distrik Airu sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedalaman.
Bupati Jayapura Yunus Wonda saat melakukan kunjungan kerja ke Distrik Airu, Kamis, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan akses terhadap pangan, terutama akibat keterisolasian geografis.
"Kami datang langsung ke Airu bukan hanya untuk melihat pelayanan pendidikan dan kesehatan, tetapi juga memastikan masyarakat tidak kekurangan pangan. Ini juga bagian menjaga ketahanan pangan di wilayah terpencil," katanya.
Menurut Yunus, total bantuan yang disalurkan mencapai delapan ton beras dan 250 kilogram gula pasir dan didistribusikan ke enam kampung di Distrik Airu.
"Mekanisme penyalurannya akan melalui pemerintah distrik dan kampung, masing-masing kampung satu ton beras dan dua ton untuk disalurkan ke tenaga kesehatan, guru, koramil, dan pos polisi, di Distrik Airu, " ujarnya.
Dia menjelaskan keterbatasan infrastruktur dan tingginya biaya transportasi menjadi alasan utama mengapa masyarakat di Airu membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah daerah, termasuk dalam hal distribusi kebutuhan bahan pokok.
"Pemberian bantuan beras ini akan rutin selama lima tahun, pendistribusiannya empat bulan sekali. Jadi, akan ada tiga kali bantuan beras dalam setahun, ini merata untuk 139 kampung, " katanya.
Dia menambahkan aparat kampung dan distrik harus memastikan beras bantuan ini diterima langsung oleh warga yang membutuhkan dan tidak disalahgunakan dalam bentuk apapun.
"Kami akan tindak tegas jika ada oknum yang memperjualbelikan beras bantuan ini, karena ini untuk rakyat, bukan mencari keuntungan pribadi," ujar Bupati Jayapura Yunus Wonda.
Pewarta : Agustina Estevani Janggo
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
