Logo Header Antaranews Papua

Bawaslu Jayapura ajak masyarakat ikut kawal proses PSU Pilkada Papua

Minggu, 3 Agustus 2025 16:30 WIB
Image Print
Kordiv Hukum Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Jayapura Austhien E Yakarimilena saat memantau pendistribusian perdana logistik PSU pilgub Papua di Gudang Logistik KPU Puspenka Jalan Raya Sentani-Hawai, Sabtu (2/8/2025). ANTARA/Agustina Estevani Janggo

Sentani (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jayapura meminta seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta mengawal dan mengawasi jalannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yang dijadwalkan pada 6 Agustus 2025 mendatang.

Kordinator Devisi (Kordiv) Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Jayapura Austhien E Yakarimilena di Sentani, Minggu, mengatakan keterlibatan masyarakat merupakan kunci utama terciptanya proses demokrasi yang jujur, adil, dan bebas dari pelanggan.

"Kami harap masyarakat tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga aktif menjadi pengawas partisipatif, mari kita jaga bersama proses PSU ini agar berjalan sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Menurut Austhien, pengawasan partisipatif oleh masyarakat sangat penting, mengingat PSU merupakan bagian dari tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memiliki legitimasi hukum tinggi, sehingga setiap tahapan harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.

"Bawaslu Kabupaten Jayapura telah menyiapkan langkah-langkah pengawasan melekat pada semua tahapan PSU, termasuk mengaktifkan posko aduan dan memantau distribusi logistik," ujarnya.

Dia menjelaskan pengawasan tidak hanya dilakukan oleh jajaran pengawas di tingkat distrik, kampung dan TPS, tetapi juga melalui sinergi dengan aparat keamanan, KPU serta pemangku kepentingan lainnya.

"Kami berharap seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura ikut mendukung PSU dengan suasana yang kondusif, menghindari ujaran kebencian, provokatif, maupun potensi konflik yang dapat mengganggu proses pemilu.

Dia mengatakan pihaknya juga menekankan kepada para peserta pemilu dan tim kampanye agar mematuhi aturan dan tidak melakukan mobilisasi yang menimbulkan tekanan terhadap pemilih.

"Kami berharap PSU di Kabupaten Jayapura dapat menjadi contoh penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan damai, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga penyelenggara dan pengawas pemilu," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026