
Bawaslu Jayapura kawal distribusi logistik PSU di Distrik Airu

Sentani (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua melakukan pengawalan terhadap distribusi logistik Pemungutan Suara Ulang (PSU) Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, khusunya ke Distrik Airu yang merupakan salah satu wilayah terjauh di daerah ini.
Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Jayapura Austhien E Yakarimilena melalui pesan singkat kepada ANTARA di Sentani, Minggu, mengatakan pengawasan dilakukan sejak Minggu (3/8) malam saat proses pengangkutan dari gudang logistik KPU menuju Distrik Airu, pada pukul 18.32 WIT.
"Kami pastikan seluruh logistik yang terdiri dari kotak suara, surat suara, dan perlengkapan lainnya dikawal dengan ketat," katanya.
Menurut Austhien, distribusi ke Distrik Airu melibatkan pengawalan secara fisik oleh pihaknya, mengingat Medan geografis yang cukup sulit dan pentingnya integritas logistik hingga tiba di tempat tujuan secara utuh.
"Distrik Airu sendiri memiliki enam kampung yakni Kampung Naira dua TPS, Kamikaro satu TPS, Hulu Atas satu TPS, Aurina satu TPS, dan Pagai satu TPS, jadi total ada delapan TPS," ujarnya.
Dia menjelaskan, pengawasan tidak berhenti di tingkat kabupaten, terapi akan terus dilakukan hingga logistik benar-benar sampai dan digunakan pada hari pencoblosan.
"Berdasarkan hasil koordinasi dengan KPU, PPD dan Pandis begitu logistik tiba di Distrik Airu, keesokan harinya akan segera didistribusikan ke kampung yang aksesnya melalui jalur sungai yakni Kampung Pagai, Kamikaro, dan Aurina dengan menggunakan speedboat," katanya.
Dia menambahkan, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat aktif dalam proses demokrasi, khusunya pada hari pencoblosan ulang 6 Agustus 2025.
"Kami Bawaslu Kabupaten Jayapura memiliki komitmen yang tinggi untuk menjaga integritas proses PSU dari awal hingga akhir, mari semua masyarakat sama-sama kita sukseskan PSU Pilgub Papua ini," ujarnya lagi.
Pewarta : Agustina Estevani Janggo
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
