Sentani (ANTARA) - Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan untuk memproteksi generasi masa depan bangsa pemerintah berencana membangun sekolah berpola asrama ramah anak sebagai wadah untuk membentuk karakter anak muda.
"Kita harus menyelamatkan anak-anak, karena itu pemerintah berencana membangun asrama khusus, yang bukan hanya sekedar tempat tinggal, tetapi juga tempat membentuk karakter mereka sejak dini," katanya saat diwawancarai awak media usai membuka lokakarya Kabupaten Layak Anak (KLA) di Sentani, Papua, Selasa.
Menurut Yunus, anak-anak bukan hanya membutuhkan fasilitas pendidikan, tetapi juga pendampingan mental dan rohani agar terhindar dari pengaruh buruk. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura akan bekerja sama dengan tokoh agama untuk mendampingi anak-anak di asrama tersebut.
"Pengasuhnya harus orang yang punya latar belakang kerohanian, anak-anak bukan hanya dapat pendidikan formal, tetapi juga nilai moral dan spiritual," ujarnya.
Dia menjelaskan tantangan era digital saat ini membentuk anak-anak rentan terhadap pengaruh negatif, sehingga perlu pembentukan karakter sejak dini. Asrama juga menjadi wadah untuk melanjutkan pendidikan layak bagi anak wilayah terpencil.
"Kalau kita biarkan anak-anak bisa kehilangan arah, maka program ini kami prioritaskan untuk generasi mendatang," katanya.
Dia menambahkan pemerintah daerah akan memasukkan program pembangunan asrama ini ke dalam agenda utama lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar dapat berjalan efektif tahun depan.
"Program sekolah berpola asrama ini akan realisasi tahun 2026, karena kami dilantik setelah APBD disahkan sehingga kami tidak bisa berbuat banyak, tetapi di tahun depan kita kerjakan," ujarnya.

