Logo Header Antaranews Papua

Pemkab Jayapura terima Ekspedisi Transmigrasi Patriot melakukan kajian

Kamis, 4 September 2025 12:06 WIB
Image Print
Plt Sekda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri secara simbolis menerima 25 peserta ekspedisi transmigrasim patriot di ruang kerjanya pada Kamis 4/9/2025. (ANTARA/Agustina Estevani Janggo). ANTARA/Agustina Estevani Janggo

Sentani (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, menerangkan sebanyak 25 peserta Ekspedisi Transmigrasi Patriot diterima untuk melakukan kajian pengembangan kawasan transmigrasi di daerah itu, setelah sebelumnya Menteri Transmigrasi RI melepas 2.000 orang ke seluruh wilayah Indonesia.

Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Jayapura Edward Sihotang kepada ANTARA di Sentani, Kamis, mengatakan peserta tersebut merupakan mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) Papua dan peserta binaan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang akan bertugas selama empat bulan.

"Transmigrasi patriot bukan berarti ada arus urbanisasi penduduk dari luar ke dalam. Program ini murni untuk penelitian dan kajian potensi daerah di kawasan transmigrasi," katanya.

Menurut Edward, program tersebut digagas Kementerian Transmigrasi dengan tujuan merekrut dan memberdayakan generasi muda, khususnya mahasiswa dan peneliti, agar mampu mendorong kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

"Dalam pelaksanaan kajian, peserta akan fokus pada lima hal yakni evaluasi kawasan transmigrasi, penyusunan desain komoditas unggulan, kolaborasi kelembagaan ekonomi, pengamanan konflik sosial, serta peningkatan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah," ujarnya.

Dia menjelaskan hasil kajian diharapkan dapat memperkaya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jayapura, khususnya dalam memperkuat peran kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

"Kami berharap dokumen hasil kajian ini nantinya menjadi masukan berharga bagi pemerintah daerah, baik dalam merancang kebijakan maupun menentukan arah pembangunan ke depan," katanya.

Dia menambahkan tim ekspedisi ini telah diterima secara resmi oleh Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura bersama bidang ekonomi Bappeda dan perwakilan Disnakertrans untuk memulai rangkaian kerja lapangan di wilayah transmigrasi.

"Peserta akan bekerja selama empat bulan penuh untuk menghasilkan rekomendasi strategis yang realistis. Dokumen tersebut akan menjadi rujukan pengembangan kawasan transmigrasi di Kabupaten Jayapura," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026