Logo Header Antaranews Papua

Pemuda Jayapura manfaatkan teknologi untuk promosikan budaya daerah Papua

Kamis, 23 Oktober 2025 02:46 WIB
Image Print
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura Elisa Yarusabra. ANTARA/Agustina Estevani Janggo

Sentani (ANTARA) - Pemuda di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua terus berinovasi memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan kekayaan budaya daerahnya ke tingkat nasional hingga internasional.

Seorang pemuda Kabupaten Jayapura bernama Billy saat diwawancarai ANTARA di Sentani, Kamis, mengatakan upaya itu dilakukannya melalui media sosial, kanal vidio, dan platform kreatif berbasis komunitas, dengan tujuan memperkenalkan identitas budaya Papua secara modern dan menarik bagi generasi muda.

"Kalau dulu budaya hanya bisa dikenal lewat acara adat, sekarang kita bisa tampilkan lewat konten digital agar dunia tahu bahwa budaya Papua itu hidup dan berkembang," katanya.

Menurut Billy, ia bersama kelompok pemuda di kampungnya mulai membuat konten digital yang menampilkan tarian tradisional, kuliner lokal, serta aktivitas seni melukis di atas kulit kayu.

"Konten-konten tersebut kemudian dibagikan melalui platform seperti Facebook, Instagram, Tiktok, dan YouTube dengan harapan bisa menarik perhatian wisatawan dan penggemar budaya dari luar Papua," ujarnya.

Dia menjelaskan, pendekatan digital tidak hanya memudahkan promosi, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi generasi muda Papua agar lebih mengenal akan budayanya sendiri.

"Anak muda sekarang lebih dekat dengan gawai, jadi lewat media itu kita bisa bangun rasa bangga terhadap budaya sendiri," katanya lagi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura Elisa Yarusabra memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan para pemuda dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana promosi budaya.

"Pemuda hari ini tidak hanya menjadi pewaris budaya, tetapi juga agen inovasi, dengan teknologi, mereka bisa memperluas jangkauan promosi budaya Papua hingga ke mancanegara," katanya.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026