Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua menyiapkan rumah singgah di kawasan Padang Bulan, Distrik Heram bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan anak jalanan termasuk para lansia yang terlantar.
"Kami akan memfungsikan kembali Asrama Port Numbay yang terletak di kawasan padang bulan sebagai rumah singgah bagi ODGJ, pengguna narkoba, anak jalanan, dan para lansia terlantar," kata Wali Kota Jayapura Abisai Rollo di Jayapura, Senin.
Menurutnya, pemanfaatan kembali bangunan asrama yang sudah lama tidak digunakan ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk menangani masalah sosial di Kota Jayapura.
"Asrama ini akan kami perbaiki untuk menampung ODGJ maupun anak jalanan yang selama ini berada di jalan," ujarnya.
Dia menjelaskan jika tahap perbaikan asrama ini selesai maka Pemkot Jayapura melalui Dinas Sosial setempat akan menjemput langsung para ODGJ di jalan dan menampung sekaligus memberikan kebutuhan bagi ODGJ.
"Pemerintah wajib hadir untuk melindungi dan merawat mereka baik ODGJ maupun masyarakat yang rentan terhadap masalah sosial," katanya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura Matius Pawara mengatakan asrama tersebut akan mulai difungsikan sebagai rumah singgah pada Januari 2026.
"Asrama tersebut memiliki 15 kamar, dilengkapi dengan ruang kantor, kamar mandi, dan dapur umum," katanya.
Dia menambahkan untuk memperkuat pelayanan pihaknya juga berencana membentuk unit pelaksana teknis dinas (UPTD) di lokasi rumah singgah tersebut.
"UPTD Rumah Singgah ini nantinya akan melayani berbagai kelompok rentan seperti ODGJ, korban penyalahgunaan narkoba, anak jalanan, dan lansia terlantar," ujarnya.

