Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Pariwisata memberikan pelatihan penyusunan perencanaan dan pembangunan desa wisata berbasis masyarakat bagi warga 14 kampung.
Asisten III Setda Kota Jayapura Frederik Awarawi di Jayapura Senin, mengatakan kegiatan penyusunan perencanaan dan pembangunan desa wisata mampu mendorong kemajuan sektor pariwisata di daerah ini.
"Namun, pengembangan desa wisata juga perlu bersinergi antara pemerintah dan masyarakat dengan tetap berlandaskan kearifan lokal," katanya.
Melalui kolaborasi dan semangat kebersamaan, pihaknya optimistis desa wisata di Kota Jayapura dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang mampu menarik banyak pengunjung ke ibu kota Provinsi Papua tersebut.
"Kolaborasi ini juga memperkuat dukungan dana dan regulasi hingga pemasaran sehingga pengembangan desa wisata lebih efektif dan berkesinambungan," kata Frederik.
Ke depan, dia berharap desa wisata menjadi simbol kebangkitan ekonomi lokal, sehingga masyarakat semakin sejahtera.
"Karena desa wisata yang dikembangkan bersama tidak hanya meningkatkan kesejahteraan penduduk setempat tetapi juga menjaga kearifan budaya dan kelestarian lingkungan," ujarnya.
Dia menambahkan desa wisata berbasis masyarakat terbukti sebagai model pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang luas bagi seluruh pemangku kepentingan.

