Sentani (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua menyiapkan langkah perbaikan dan pengelolaan sumber daya air di kawasan Lembah Grimenawa, menyusul tinjauan langsung Bupati Jayapura Yunus Wonda di Distrik Nimbokrang.
Bupati Jayapura Yunus Wonda dalam keterangan di Sentani, Jumat, mengatakan bendungan di Kampung Benyom Jaya 1 yang sempat dibangun oleh Pemerintah Provinsi Papua kini memerlukan perbaikan menyeluruh karena sejumlah bagian susah rusak dan tidak berfungsi optimal bagi pertanian masyarakat.
"Pemerintah dan masyarakat adat sudah satu pandangan, bendungan ini harus dihidupkan kembali karena menjadi utar nadi pertanian masyarakat, kita akan bergerak bersama agar wilayah ini kembali produktif," katanya.
Menurut Yunus, pemerintah daerah bersama masyarakat adat telah menyepakati langkah bersama untuk menata ulang kawasan tersebut agar kembali menjadi penopang pertanian, peternakan, dan perkebunan di wilayah Grimenawa.
"Pelibatan anak muda lokal akan menjadi bagian penting dalam perawatan dan pengawasan bendungan, pemerintah berencana menyiapkan fasilitas tinggal bagi mereka agar kegiatan pemerintahan dapat berkelanjutan," ujarnya.
Dia menjelaskan, ia juga meninjau lokasi sumber air bersih di Kampung Berap yang akan dikelola bersama PDAM Jayapura melalui pembangunan bak penampung dan jaringan pipanisasi untuk menyalurkan air ke tiga distrik di wilayah pembangunan III.
"Penyediaan air bersih menjadi prioritas dasar pemerintah daerah agar masyarakat tidak lagi bergantung pada sumber air sumur yang terbatas, terutama di kawasan pedalaman Lembah Grimenawa," katanya lagi.
Dia menambahkan, pengelolaan terpadu bendungan dan sumber air bersih dapat menjadi langkah nyata menuju kesejahteraan warga Lembah Grimenawa melalui ketersediaan infrastruktur dasar yang mendukung kehidupan dan ekonomi masyarakat.
"Air bersih merupakan kebutuhan mendasar, kami ingin memastikan sumber air di Berap ini bisa dimanfaatkan dan dikelola bersama pemilik hak ulayat secara adil," ujarnya lagi.

