Jayapura (ANTARA) - Gubernur Papua Mathius Fakhiri telah menetapkan tiga dimensi utama dalam arah pembangunan periode 2025–2030 di mana hal tersebut menjadi dasar strategi daerah dalam mewujudkan SDM unggul dan mempercepat pertumbuhan ekonomi yang merata.
"Pada dimensi pertama adalah pembangunan manusia yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan sehingga melahirkan generasi emas Papua," katanya di Jayapura, Rabu (12/11).
Menurut Mathius, pemerintah akan memperkuat akses layanan pendidikan dasar dan menengah yang bermutu, sekaligus memperluas program pelatihan vokasi agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
"Kemudian pada dimensi kedua adalah pertumbuhan berbasis sektor unggulan, yang diarahkan untuk memperkuat sektor-sektor potensial seperti pertanian, perkebunan, perikanan, energi, serta pariwisata," ujarnya.
Dia menjelaskan, dimensi ketiga di mana pihaknya menekankan kewilayahan dan pemerataan pembangunan, termasuk peningkatan infrastruktur pendidikan dan konektivitas antardaerah, terutama di wilayah dengan akses terbatas.
“Namun itu semua dapat terwujud dengan adanya kerja sama dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atau Mendikdasmen," katanya.
Dia menambahkan, tiga dimensi pembangunan ini pihaknya ingin pembangunan di Papua tidak hanya berpusat di kota, tetapi menyentuh seluruh wilayah.
"Untuk itu, pada Selasa (11/11) kami telah melakukan kunjungan kerja kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atau Mendikdasmen Abdul Mu'ti guna memperkuat lagi dan memprioritaskan layanan pendidikan dasar dan menengah di Provinsi Papua," ujarnya.

