Sentani (ANTARA) - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua mengajak masyarakat di daerah ini untuk menjaga kerukunan dan harmoni kehidupan antarsesama.
Ketua FKUB Kabupaten Jayapura Pdt Alberth Yoku kepada awak media di Sentani, Kamis, mengatakan setelah proses politik yang panjang untuk mendapatkan kepala daerah definitif, ia mengajak masyarakat untuk kembali menyatukan visi misi untuk memajukan Papua.
"Rekonsiliasi sosial perlu dilakukan secara berkelanjutan demi menciptakan suasana kondusif bagi pembangunan daerah," katanya.
Menurut Albert, periodenya akan berakhir di 2025 dan selanjutnya tonggak kepemimpinan akan diteruskan oleh pengurus FKUB yang akan datang.
"Kami berharap masyarakat tetap menjaga kerukunan yang telah tercipta sejak dulu di Kabupaten Jayapura, hingga nantinya pengurus baru akan melanjutkan mandat ini," ujarnya.
Dia menjelaskan, Papua dikenal dengan daerah yang kerukunan antarsesama sangat baik, setiap masyarakat sangat memiliki kesadaran yang sangat tinggi untuk menjaga keharmonisan antarsuku dan agama.
"Kami akan selalu terus mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kerukunan di tengah keberagaman kita ini," katanya lagi.
Dia menambahkan, Kabupaten Jayapura telah menjadi salah satu daerah dengan tingkat toleransi yang baik di Papua, dan hal tersebut harus terus dijaga sebagai modal sosial dalam pembangunan.
"Dunia mengagumi Indonesia karena keberagaman yang tetap rukun, itu harus kita pelihara. Sikap radikal, rasis, dan intoleran harus dihapus, itulah tugas utama FKUB," ujarnya lagi.

