Sentani (ANTARA) - Otoritas Bandar Udara (OBU) Papua meningkatkan pengawasan dan kualitas pelayanan seluruh bandara di Tanah Papua sebagai upaya memperkuat keselamatan dan keamanan penerbangan di wilayah timur Indonesia.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F Laisa di Sentani, Senin, mengatakan pentingnya memastikan standar pengawasan penerbangan berjalan efektif.
"Koordinasi antarwilayah sangat penting dalam melakukan pengawasan terkait airport yang ada di seluruh Tanah Papua," katanya.
Menurut Lukman, diperlukan penyusunan strategi untuk menyusun langkah terpadu yang menyesuaikan karakteristik geografis Papua, terutama pada wilayah penerbangan perintis yang membutuhkan dukungan fasilitas lebih optimal.
"Koordinasi lintas wilayah harus diperkuat agar seluruh keluhan masyarakat mengenai keselamatan dan pelayanan dapat direspon cepat, kita berharap dapat melayani masyarakat dengan baik " ujar dia.
Mayoritas rute penerbangan di Papua melintasi kawasan rawan cuaca ekstrim sehingga pengawasan rutin terhadap kelayakan fasilitas, kesiapan personil, dan pemenuhan standar keamanan harus terus dilakukan secara berkala, katanya, menjelaskan.
"Kebutuhan peningkatan fasilitas bandara di wilayah terpencil semakin mendesak, lewat koordinasi ini, pelayanan di tanah Papua dapat semakin ditingkatkan," ujar dia.
Lebih lanjut ia mengatakan melalui rapat koordinasi wilayah tersebut OBU Papua berharap, dapat memfokuskan pembahasan pada upaya harmonisasi data teknis penyempurnaan mekanisme pengawasan, dan penyusunan rekomendasi kebijakan yang mendukung peningkatan konektivitas antar wilayah Papua.
"Kita akan terus bekerja sama agar pelayanan bandara dapat berjalan efektif dan aman di tanah Papua," katanya.

