Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong rencana pembangunan daerah tersebut dilakukan berbasis data sebagai upaya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Herman Kayame dalam siaran pers yang diterima Antara di Jayapura, Kamis, mengatakan perencanaan pembangunan yang baik dapat terwujud apabila didukung oleh data yang akurat, lengkap, dan terintegrasi.
"Oleh karena itu pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan menjadi aspek strategis dalam mewujudkan pembangunan yang strategis, efisien, dan tepat sasaran," katanya.
Menurut Kayame, perencanaan pembangunan daerah pada era digital saat ini menuntut adanya data yang lengkap, berkualitas, mutakhir, serta mudah untuk diakses.
"Tanpa data yang valid perencanaan hanya akan menjadi dokumen normatif yang sulit diimplementasikan dan sulit diukur keberhasilan nya," ujarnya.
Dia menjelaskan pemerintah daerah terus mendorong secara serius penggunaan data driven planning sebagai standar baru dalam penyusunan dokumen perencanaan baik Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), rencana strategis Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga rencana kerja OPD.
"Kami akan terus berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis data sehingga data seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua Tengah harus terintegrasi," katanya lagi.
Dia menambahkan data yang dikelola dengan benar akan menjadi dasar yang kuat dalam menyusun kebijakan, program, dan kegiatan serta menjadi alat ukur untuk mengevaluasi pencapaian kinerja bersama.

