Biak (ANTARA) - Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra menyebut semarak Hari Raya Natal bagi umat Kristiani memberikan kedamaian kepada keluarga hingga pelosok kampung dan pulau terpencil, terdepan, dan terluar (3T) di daerah itu.
"Hiasi lingkungan rumah dengan lampu berwarna-warni serta pohon-pohon Natal untuk menyambut Natal gabungan pemerintah 13 Desember di wilayah perbatasan Kampung Sansundi, Distrik Bondifuar, Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori," ujar dia di Biak, Papua, Jumat.
Ia mengajak semua masyarakat, terutama umat Kristiani, menyiapkan diri dengan baik untuk merayakan ibadah Natal gabungan bersama pemerintah, masyarakat dan TNI/Polri di Kampung Sansundi, Distrik Bondifuar.
Dia mengatakan pilihan Natal gabungan pemerintah di daerah 3T, sebagai wujud nyata upaya mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Apalagi dengan tempat pelaksanaan ibadah Natal berlokasi di Pantai Sansundi, katanya, hal itu dapat mempromosi objek wisata kepada wisatawan.
"Untuk ibadah puncak perayaan Natal gabungan pemerintah 13 Desember sudah menyiapkan gazebo, WC, serta sarana prasarana penopang tempat ibadah Natal," katanya.
Ia berharap, dukungan semua elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan perempuan, untuk menyukseskan ibadah Natal itu.
"Saya juga memerintahkan jajaran organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Biak Numfor untuk menyukseskan perayaan ibadah Natal gabungan pemerintah, masyarakat, dan TNI/Polri," katanya.
Ketua Panitia Natal Pemkab Biak Numfor Gunadi mengatakan tempat ibadah serta sarana prasarana penunjang ibadah Natal gabungan pemerintah dengan masyarakat sudah siap 100 persen.
"Panitia pelaksana terus berkoordinasi dengan masyarakat Kampung Sansundi supaya perayaan ibadah Natal 13 Desember berlangsung aman, damai, lancar, dan kondusif," katanya.
Hingga Jumat, berbagai tempat dan jalan di kompleks permukiman warga Biak Numfor dipasangi aneka lampu hias dan pohon Natal untuk menyemarakkan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

