Sentani (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, memetakan potensi kawasan transmigrasi Lereh sebagai dasar pengembangan pusat ekonomi baru di wilayah tersebut.
"Langkah itu diperkuat melalui forum penajaman hasil penelitian Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura Idris Taba di Sentani, Sabtu.
Ia mengatakan forum tersebut membahas rangkuman hasil pemotretan kondisi kawasan Lereh selama empat bulan oleh Tim Akademisi Institusi Teknologi Bandung bersama Universitas Cenderawasih.
"Forum penajaman hasil penelitian menjadi ruang sinkronisasi data sosial, ekonomi, infrastruktur, dan tata ruang kawasan," katanya.
Menurut Idris, pemetaan tersebut menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan transportasi transmigrasi yang lebih adaptif.
"Pemerintah daerah membutuhkan gambaran menyeluruh agar Lereh dapat dikembangkan sebagai kawasan yang produktif dan berdaya saingan," ujar dia.
Ia menjelaskan bahwa forum penajaman hasil penelitian turut menghadirkan akademisi penanggap dari Universitas Cenderawasih Monita Beatrik serta praktisi Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Arif.
"Para penanggap memberikan catatan ilmiah terhadap temuan tim dan rekomendasi penguatan sektor unggulan di kawasan Lereh," katanya.
Ia menambahkan bahwa masukan dari akademisi, praktisi, dan perangkat daerah provinsi maupun kabupaten penting dalam memberi validasi kondisi faktual di lapangan.
"Sinergi berbagai pihak memberi kami perspektif yang lebih lengkap sehingga perencanaan ke depan lebih terukur," ujar dia.

