Sentani (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, memperkuat prasarana pendidikan di kawasan transmigrasi Lereh, Distrik Yapsi, melalui dukungan Tugas Pembantuan (TP) Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2025 Kementerian Transmigrasi.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Jayapura Idris Taba di Sentani, Sabtu, mengatakan program TB APBN tersebut mejadi momentum baru karena untuk pertama kalinya anggaran dari pemerintah pusat masuk ke dinas guna mendorong pembangunan kawasan Lereh sebagai pusat ekonomi baru.
"Ini tahun pertama kebijakan TP APBN masuk ke Disnakertrans Kabupaten Jayapura dan kami fokus memulainya dari penguatan sarana pendidikan sebagai fondasi kawasan," katanya.
Menurut Idris, pemantauan lapangan dilakukan tim satuan kerja Disnakertrans Kabupaten Jayapura pada 5 Desember 2025 di sejumlah sekolah yang menjadi lokasi khusus pembangunan, yakni SD Inpres SP2, SD Inpres SP4, SMP Satuan Atap Yapsi, dan SMP Negeri 2 Yapsi, untuk memastikan progres berjalan sesuai rencana.
"Penguatan sarana prasarana pendidikan mencakup rehabilitasi bangunan sekolah, pembangunan toilet, serta penyediaan sarana air bersih yang dirancang lebih moderen demi mendukung aktifitas belajar siswa," ujarnya.
Untuk fasilitas toilet dan air bersih, lanjutnya, dibangun dengan standar yang lebih layak agar anak-anak di kawasan transmigrasi ini mendapat lingkungan belajar yang sehat dan aman.
"Progres fisik di seluruh sekolah telah mencapai 99 persen dan kini sedang memasuki tahap penyelesaian akhir sebelum dilakukan serah terima aset kepada pemerintah daerah melalui masing-masing sekolah," katanya.
Dia menambahkan program transmigrasi berbasis gotong royong tersebut diharapkan menjadi titik awal penguatan infrastruktur, kelembagaan ekonomi, adat, serta sarana pelayanan dasar lain yang dapat menggerakkan Yapsi dan Lereh menuju pusat ekonomi baru Kabupaten Jayapura.
"Dengan fondasi pendidikan yang kuat, kita mendorong Lereh menjadi kawasan tumbuh yang mampu menopang ekonomi dan kualitas hidup masyarakat," kata Kepala Disnakertrans Jayapura Idris Taba.

