Jayapura (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Papua mengimbau calon haji yang telah memenuhi syarat kesehatan untuk segera melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 2026/1447 Hijriah mengingat masa pelunasan tahap II yang terbatas.
Kepala Kanwil Kemenhaj Papua Musa Narwawan di Jayapura, Selasa, mengatakan pelunasan tahap pertama telah berlangsung pada 24 November hingga 23 Desember 2025, sedangkan saat ini memasuki pelunasan tahap II selama 2-9 Januari 2026.
“Pelunasan tahap kedua ini sangat menentukan karena waktunya singkat, sehingga kami mengimbau jamaah yang sudah memenuhi persyaratan agar segera melakukan pelunasan,” katanya.
Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) per 5 Januari 2026, jumlah calon haji Papua yang telah melunasi BPIH, baik tahap I maupun tahap II, mencapai 691 orang atau sekitar 74,8 persen dari total kuota.
"Untuk itu diperlukan peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk Kantor Kementerian Haji dan Umrah kabupaten/kota serta mitra resmi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), untuk mendampingi dan memfasilitasi jamaah dalam proses pelunasan," ujarnya.
Pihaknya meminta calon haji yang telah dinyatakan kesehatan baik oleh Kementerian Kesehatan dan sudah mengantongi surat keterangan kesehatan segera datang ke bank penerima setoran untuk melunasi biaya haji.
"Karena, apabila hingga batas akhir pelunasan pada 9 Januari 2026, pukul 23.00 WIT, jamaah yang berhak tidak melakukan pelunasan, maka kuota tersebut akan dialihkan kepada jamaah cadangan pada hari yang sama. Jika masih terdapat sisa kuota, maka akan dikembalikan ke pusat untuk dialokasikan ke provinsi lain," katanya.
Dia mengatakan tingkat pelunasan di wilayah perkotaan, khususnya Kota Jayapura, masih tergolong rendah di mana baru mencapai sekitar 180 calon dari lebih 300 orang yang berhak melunasi.
"Sementara itu, wilayah pegunungan selatan justru menunjukkan progres pelunasan yang lebih cepat," ujarnya.
Dia berharap, dukungan KBIHU di Jayapura, Mimika, Merauke, dan Kabupaten Jayapura untuk terus mendampingi calon haji segera melunasi BPIH karena waktu tersisa yang terbatas.
"Kami optimistis kuota haji Papua 2026 sebanyak 933 jamaah, termasuk petugas, dapat terpenuhi sehingga Papua berpeluang memberangkatkan lebih dari dua kelompok terbang ke Tanah Suci," katanya.

