Wamena (ANTARA) - Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua atau BP3OKP Pegunungan mengharapkan pembangunan 2.200 unit rumah dapat berjalan di wilayah Papua Pegunungan di 2026.
Presiden RI Prabowo Subianto memberikan bantuan 2.200 unit rumah bagi Papua Pegunungan, di antaranya 2.000 unit rumah tipe 45 bagi masyarakat dan 200 unit rumah tipe 90 bagi kepala suku di daerah setempat.
Ketua BP3OKP Pegunungan Hantor Matuan di Wamena, Selasa, mengatakan pembangunan 2.200 unit rumah bagi wilayah Papua Pegunungan, delapan kabupaten bentuk perhatian luar biasa dari Presiden RI Prabowo Subinato sehingga diharapkan segera berjalan tahun ini.
“Kami mengucapkan terima kasih dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena dari sekian banyak daerah otonomi baru atau DOB di Indonesia, khususnya Tanah Papua, tetapi Bapak Presiden memberikan bantuan itu kepada kami, tentu kami sangat mendukungnya,” katanya.
Menurut dia, bantuan yang diberikan tersebut merupakan bentuk perhatian khusus oleh negara kepada Papua Pegunungan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah ini.
“Bagi kami bantuan 2.200 unit rumah bukan sekadar bantuan biasa, melainkan perhatian serius yang diberikan oleh bapak presiden kepada Papua Pegunungan yang memang sangat terisolir dibanding dengan daerah lain di Indonesia,” ujarnya.
Dia menjelaskan, 2.200 unit rumah merupakan bantuan khusus yang diberikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto sehingga pada penerapannya pun di lapangan memperoleh perhatian khusus dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat delapan kabupaten Papua Pegunungan.
“Menurut kami perhatian ini merupakan awal yang sangat baik dalam membantu meningkatkan perekonomian di Papua Pegunungan,” katanya.
Apalagi pemerintah pusat pun membantu meningkatkan akses transportasi Jalan Trans Jayapura-Wamena pada tahun ini.
“Jalan dari Jembatan Mamberamo hingga ke Elelim Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan sejauh 51 kilometer sementara dikerjakan. Akses jalan ini selesai dikerjakan maka sangat membantu perekonomian Papua Pegunungan serta dapat menurunkan inflasi di Papua Pegunungan,” ujarnya.

