Sentani (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua mengajak seluruh masyarakat setempat untuk senantiasa menumbuhkan rasa saling mengasihi guna mewujudkan daerah ini tetap aman dan nyaman serta menjaga persatuan.
"Mari kami semua menjadi pelaku perubahan dan jangan sebarkan isu kebencian tetapi menjadikan masyarakat di kabupaten Jayapura mendapatkan perlakuan yang sama," kata Wakil Bupati Jayapura Haris Yocku dalam kegiatan lepas sambut ibadah Persekutuan Gereja-Gereja Jayapura (PPGJ) di Sentani, Rabu.
Menurut Yocku, pihaknya segera melakukan pertemuan dengan para pemuka agama untuk membahas berbagai permasalahan dalam upaya mewujudkan visi pemerintah daerah setempat yakni kasih mempersatukan perbedaan.
"Tahun ini kami juga akan berupaya memberikan insentif bagi para hamba Tuhan termasuk kepala suku dan Ondofolo (Ketua adat) sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada mereka," ujarnya.
Dia menjelaskan para hamba Tuhan dan Ondofolo merupakan garda terdepan dalam merangkul masyarakat ketika terjadi masalah sosial.
Ketua PPGJ Izak Hikoyabi mengatakan pelaksanaan kegiatan lepas sambut ini sekaligus dilaksanakan doa bersama lintas agama yang bertujuan untuk mempersatukan perbedaan dan menjaga persatuan.
"Doa lintas agama ini untuk mendoakan saudara-saudara kami yang terkena musibah banjir di Aceh dan Sumatera," katanya.
Dia menambahkan doa ini penting meskipun pihaknya tidak secara langsung memberikan bantuan kepada para korban musibah banjir tetapi dengan berdoa kepada Tuhan diharapkan bencana ini bisa cepat selesai.

