Jayapura (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Papua pada 2026 memastikan semua anak usia sekolah di daerah ini mendapatkan pendidikan.
"Semua anak Kota Jayapura harus sekolah sehingga target nol putus sekolah dan melek huruf bisa tercapai," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Rocky Bebena di Jayapura, Jumat.
Menurut Bebena, pada 2025 sekitar 2,5 persen anak di Kota Jayapura yang putus sekolah dengan demikian pihaknya mendorong pengembangan siswa dan guru melalui pelatihan berkelanjutan.
"Maka diharapkan ke depan anak-anak Kota Jayapura mampu bersaing dengan standar nasional karena guru mampu menghadirkan proses belajar mengajar yang aktif dan kreatif," ujarnya.
Dia menjelaskan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan seluruh kepala sekolah, guru, dan pengawas pembina jenjang PAUD hingga SMA guna menyamakan visi dan langkah pelaksanaan program pendidikan sepanjang tahun ini.
"Pertemuan ini juga membahas strategi peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak di 14 kampung yang ada di Kota Jayapura," katanya.
Dia menambahkan selain itu ada 36 poin prioritas yang menjadi pedoman bagi seluruh satuan pendidikan kemudian pihaknya menekankan kedisiplinan terkait penggunaan seragam sekolah dengan benar.
"Kami juga meminta supaya tidak terjadi pungutan liar di sekolah saat kenaikan kelas, penerimaan siswa baru, dan pengambilan ijazah," ujarnya.

