Logo Header Antaranews Papua

Telkomsel pastikan jaringan layanan IndiHome di Tanah Papua pulih

Jumat, 23 Januari 2026 04:44 WIB
Image Print
Petugas Telkomsel saat melayani pelanggan pada salah satu gerai di Kota Jayapura, Papua. (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - Telkomsel memastikan jaringan layanan IndiHome di Tanah Papua telah berangsur pulih sehingga dapat digunakan kembali secara normal setelah sebelumnya sempat mengalami gangguan penurunan kualitas layanan data.

VP Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi di Jayapura, Kamis, mengatakan gangguan tersebut terdeteksi sejak pukul 11.03 WIB dan berdampak pada sebagian pelanggan, termasuk di wilayah Papua.

“Sejak awal kejadian, seluruh tim teknis Telkomsel telah dikerahkan secara penuh untuk melakukan isolasi gangguan, optimalisasi jaringan, serta percepatan pemulihan layanan agar kembali normal sesegera mungkin, termasuk di wilayah Papua,” katanya.

Menurut Abdullah, gangguan tersebut berdampak pada akses ke sejumlah aplikasi digital serta platform Over-The-Top (OTT).

"Oleh karena itu kami menempatkan penanganan gangguan sebagai prioritas mengingat pentingnya konektivitas digital bagi aktivitas pelanggan, baik untuk komunikasi, hiburan, maupun produktivitas," ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya memahami pentingnya konektivitas digital bagi aktivitas pelanggan.

Untuk itu, Telkomsel menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan bahwa penanganan dilakukan dengan prioritas tertinggi.

“Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan dan keandalan jaringan demi memastikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan di Papua dan wilayah lainnya,” katanya.

Dia menambahkan bagi pelanggan yang membutuhkan informasi terkini maupun memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait proses pemulihan layanan dapat mengakses layanan pelanggan melalui Call Center 188 atau kanal resmi Telkomsel.

"Kami juga memastikan bahwa secara nasional layanan IndiHome saat ini telah berangsur pulih dan dapat digunakan secara normal," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026